Arti Cinta – oleh Chaira Dwi Rizka

bagaikan ombak yang menggulung dengan pelan
bagaikan anak bertemu ibu
begitulah cinta pertama kali datang
cinta bagaikan waktu yang berlalau
cinta bagaikan dunia
makin bertambah tahun makin banyak yang menderita
makin berjalan cinta makin banyak cobaan
kadang perasaan yang tidak enak datang tanpa ada perintah dari kita
perasaan benci,cemburu,sakit hati terpaksa harus dipendam
untuk menghargai kekasih kita Continue reading

About these ads

Pelukanmu – oleh Ayuk Puji Hastuti

ketika ku di pelukan mu
terasa hilang semua rasa sakit yang kau lukis
tempat ternyaman yang pernah aku rasakan pertama
sungguh membuat ku ingin lagi dan lagi
damai hati ini
kini aku tau arti sebuah cinta
di saat ku di pelukmu aku merasakan cinta itu
cinta yang tulus ku rasa Continue reading

Cinta beri aku waktu – oleh Susendang Sinaga

Beri aku waktu…
Sebelum berpisah aku ingin bersamamu
Jangan tolak,kumohon jangan tolak pinta ini
Karena aku tak bisa menutupi suara yang terus menghantuiku
Apa yang harus kulakukan?
Apa yang harus kukatakan dihadapmu oh…pikiranku
Apakah harus kusimpan semua rahasia hatiku yang mencambuki hari-hari
Dan kutahu itu sulit bagiku,dan kegalauanmu Continue reading

Kepada Angin – oleh Andani

Angin…
Sampaikan pada sayangku…
Aku sangat mencintainya
Awan…
Tutupilah matahhari
Agar sayangku ta’ kepanasan…
Pohon…
tumbuhlah di sekitar rumah sayangku
Agar dia merasakan udarg yg segar…
Hujan… Continue reading

Cinta Yang Pernah Ada – oleh Agnes Elida Sitorus

Cinta…
Cinta adalah
Sebuah kaliamat yang
Pasti sangat berarti

Buat setiap orang
Yang pernah merasakan cinta
Cinta itu tumbuh dengan sendirinya
Tanpa kita undang
Continue reading

Rasa ini buat ku lelah – oleh Ache cii ukun teA

Tatkala mimpi itu kian jauh pergi
Sejenak ku sembunyikan diri
Mengobati hati
Yang semakin lama semakin terluka

Mencoba tersenyum
Meski hati ini menangis
Mencoba tertawa
Meski hati ini menderita
Continue reading

Hadita Di Senja Hari

Hadita…
Derum langkahmu bersama pejal batubatu
Isyarat rindu pada tanah kelahiran yang takkunjung datang
Padahal senja sudah mulai bertandang
Dan tangis anak-anakmu yang hanya bisa kau suguhi cerita rekaan
Semakin membatu
;kau mulai murung dalam gelap

Hadita…
Bukit-bukit itu.lembah-lembah itu.setiap yang menghampar di halamanmu
Adalah pasir yang tak lagi asin
;anyir itu lebih mendentam di kepalaku
Mendesir bersama angin senja yang semilir
Memasuki lorong-lorong buntu.jalan-jalan kota.jalan-jalan desa.
Rumah-rumahku sebagai makan malamku senja itu
Dan kita sama-sama menangis
Continue reading