Menghapus jejakmu – oleh Rara Ira Kusumawati

Aku adalah cermin yang kau pecahkan
Jatuh berserakan
Yang kini menjadi kepingan
Dan semuanya hancur berantakan
Lebih dari ketidak pedulian mu
Berpaling bahkan pergi habis kau lukai hati ini
Terkecuali maaf yang sering kali kau ucapkan untuk ku
Bukan berarti dapat mengobati luka yang kau torehkan Continue reading

About these ads

Inilah Aku – oleh Hilmiati

aku akan bernyanyi
walau tanpa teriringi petikan gitar
aku akan berteriak
walau tak satupun orang peduli
memecah keheningan yang setia menanti
syairku hanya sebait keluhan
teriakku hanya sebatas kepedihan
yang ingin aku sampaikan pada alam Continue reading

Peringatan Waktu – oleh Mawaddach Hikari Al-durrah

Peringatan Waktu
Jalan Hidup ini seakan penuh persimpangan
Yang selalu di hiasi kejutan
Hidup ini adalah lakon persaingan
Demi untuk memperebutkan kesempatan

Coba tanyakan pada waktu
Mengapa ia tak menungguku
Sang waktu menjawab
Aku tak akan menunggumu meski air matamu berlinang
Lantas apa yang dapat ku lakukan?
Cucurkan niatmu hanya untuk tuhanmu
Cucurkan keringatmu hanya untuk ku
Continue reading

Isi Hati

aku adalah aku
yang berharap ..dan menunggu
dalam getar dan rasa rindu ini
dalam desir dan hembusan,harapan
penantian

aku adalah aku
dalam senyum hampa
dalam ratapan rindu
yang mengekor di setiap lamgkah yang terjejak
menerawang dalam bayang semu…
di rasa rindu padamu (211276)
Continue reading

Kutitip Salam di Lembayung Senja – oleh Irfan S.P.

Kutitip salam di lembayung senja.
Lewat dedaunan kutiupkan kesana.
Penyambung rasa, di pinggiran kota.

Biar wajah berpaling dusta,
lembayung senja begitu apa adanya.
Walau bayangnya tak tampak pula,
lewat bisikan udara kau kan merasa.
Continue reading

Ketulusan ibu – oleh M Hardiyanto

Ibu enkaulah kasih yang sangat tulus
engkau tak pernah mengeluh
engkau tak pernah marah
di saat ku menyakiti perasaanmu
tidak ada satupun raut kecewa di wajahmu

ibu…engkaulah yang merawatku
engkaulah yang mengajarkanku berjalan
engkaulah yang mengajarkanku berbicara
di saat ku menangis,di saat ku merintih
dekapanmulah yang ku rindukan
Continue reading

Saat kamu tak lagi sama – oleh Dinda A.P

Semua memang masih disini.
Ragamu dan ragaku memang masih sering bertemu.
Tapi untuk apa semua itu?
Untuk apa bila hati kita saja masih menyimpan keraguan satu sama lain.
Kamu selalu saja sibuk dengan perasaanmu.
Begitu juga aku yang sangat sibuk memikirkan cara,agar rasa untukmu ini bisa berhenti.
Continue reading