Maklumat sang Hitam – oleh Eni Kaeni

Lihat langit lepas
Atau debur ombak yang kian terhempas
Mimpi itu kian nyata, hijau akan segera menyala
Bahkan berubah kekuningan di malam harinya
Jangan berteriak,
Kalau hanya menambah gema yang beranjak
Atau semak kian membludak Continue reading

About these ads

Sanggupkah aku – oleh Nurul Mufidah

Beribu kisah
Tertuliskan dalam lembar kenangan
Manis pahit telah terlewati
Suka riang kujalani
penuh semangat kuarungi

setapak semi setapak
jembatan roboh tanpa sisa
jalan lama telah tersumbat
tak ada lagi kenagan
yang membuatku rindu
tak ada lagi harapan
yang membuatku kembali
Continue reading

Dulu Kawan Sekarang Lawan – oleh Nisful Ardi

Kawan…
Disaat dirimu tersenyum
Ku lempar senyum manis kepadamu
Senyum penuh kehangatan
Rasa kegembiraan
Dulu…
Kau begitu sangat manis
Semanis pribadiku
Bak cokelat madu
Tetapi…
Mengapa kau jadi begini?
Pribadimu berubah
Menghianati diri ini Continue reading

Gadis Di Bawah Hujan – oleh Farah Maulida

Mereka memanggilku gadis di bawah hujan
Yang berdiri tegak, samar dibalut rinainya
Yang terus menunduk, menghitung berapa banyak panah langit yang jatuh
Menembus… memburu…

Memang aku gadis di bawah hujan
Berharap satu bersama rinainya
Yang menyamarkan luka
Yang membasuh air mata
Continue reading

Untukmu,Guruku – oleh Sakti Ramadhan

Kau sambut mentari dalam senandung..
Berjalan menyusup lorong..
Membelah kesunyian sekat kelas..
Mewarnai kosongnya ruang murid..

Tetes keringat kau cucurkan..
Memberi arti ketulusan..
ketulusan serta kasih sayang,
yang indah dalam sebuah pelukan..
Continue reading

Tanpamu – oleh Biyah Adawiyah

Aku melewati pagi begitu saja
tidak hampa, tidak pula terisi
hanya ada bayangmu menari

percuma saja!
Walaupun aku telah menepisnya
bukan sekali, bahkan berkali-kali
bayangmu tetap saja melenggak lenggok
tak mau pergi
Continue reading

Aku akan Berpisah – oleh Diyah Anggraini

Waktu ini ternyata cepatlah berlalu
Berjuta waktu aku dan diriku selalu bersama
Dalam menjalani hidup yang salah aku dan diriku selalu selalu bersama
Ketika mulai mengenal dosa aku dan diriku pun bersama

Pada waktu jalan terang mulai dilalui aku dan diriku pun bersama
Segala usaha ditempuh untuk membersihkan aku dan diriku dari segala lumpur
Telah tersedia telaga yang tidak pernah kering untuk melunturkan lumpur ini
Terasa pedih ketika lumpur mulai terlepas
Dan aku dan diriku percaya ALLAH tak pernah ingakar akan janjinya
Continue reading