kekasih jauh ku

Wahai kekasih jauhku
aku rindu kepadamu
kuingin kau slalu ada untukku
Rambut lurusmu
bagaikan air sungai yang menalir tenang
senyum manismu
semanis madu cinta
Kapankah kita dapat berjumpa lagi
karena ku masih mencintaimu
meski kau jauh di mata namun dekat di hati
ku kan slalu merindukan mu

About these ads

16 responses to “kekasih jauh ku

  1. deny teo fransky

    penyesalan hati q
    sungguh luka ktika kau mengucapkan kata itu
    sedih,gundah bercampur aduk
    sebuah kenyataan yg pahit haruz q alami
    sungguh aq ta berdaya
    ketika kau didkat q kau slalu beri yg indah
    tapi saat ada yg sempurna kau tinggalkan aq
    dalam pekatnya awan kelabu,
    selalu mengemuka luka ini yg kau gorezka,
    tapi kau akan tau btapa q cinta amu,

  2. hai hai hati ku tersakiti
    hu. .hu .hu . hu perih hatiku
    he. .he. .he patah hatiku ne

    • adakah hati yang lebih berduka melebihi lara hati karna cinta?
      q jawab ada
      adakah lara yang tak terkira dari putus asa karna cinta?ku jawab ada
      adakah sakit yang tak bisa hilang selain sakit ditinggal cinta?ku jawab ada

  3. He…he. Sperti kisahku.

  4. Kulihat dia terbata

    Kukenal dia dengan kesenduan

    Kusentuh jemarinya dan kueratkan peganganku

    Kubawa dia dalam rengkuhan, batinku berkata…

    ‘batapa kasihannya dia’

    Kurasakan air matanyapun membasahiku, yang kala itu menengadah menatap matanya.

    Lama kutatap ia yang malang, lama sekali

    Kutatap matanya yang kosong seakan dengan begitu aku bisa menjaganya.

    Kusentuh bahunya berharap bisa menghilangkan sakit robekan dijantungnya.

    Semakin kueratkan jemariku berharap dia mengerti…

    ‘pasti ada seseorang yang merasakan sakit ini jauh lebih sakit’

    Setengah detik kemudian aku tersadar,

    Menela’ah kalimat yang baru saja terlintas dalam benakku itu.

    Tersentaklah aku dalam logika yang kusendiri.

    Tersadar kini kutengah bercermin,

    Dan yang baru saja kulihat adalah bayangan kusendiri!

    Ya! Itu aku, yang kulihat adalah aku!

    Yang telah ku katakan padanya betapa kasihannya dia….

    Ya,

    Betapa kasihannya dia

    Terbata menahan sahutan kepedihan hatinya

    Sendu batinnya menjerit berteriak memohon

    ‘tolong jangan sakiti aku!’

    Betapa sakitnya kata ‘tersadar’ itu, lebih menyayat dari kata ‘terluka’

    Aku patah dalam hati teman hingga tak ada lagi air mata yang mampu menetes, maka aku terus berjalan.

    Dalam perjalananku, nyanyian burung bagai isakan penghantar kematian.

    Dalam perjalananku, tawa bagai cekikikan muka-muka kemunafikan

    Dalam perjalananku, Cinta tak berarti apa-apa….

    Dan dalam perjalananku pula kulihat sosok bayangan tak jauh dihadapanku, kudekati dan kupastikan aku tak tertipu dengan bayanganku lagi. Kulihat dia meringkuk dengan kepalan kedua tangannya didadanya, tepat dijuntungnya.

    Bagitu tatap matanya tiada basah pelupuknya namun tiada penghidupan kutemui.

    Duduklah ku dihadapannya kupastikan sekali lagi bahwa ini bukanlah bayanganku lagi. Banar, ini bukanlah bayanganku namun sesosok yang juga bagai tak bernyawa sepertiku.

    ‘kala itu kulihat gelap dimatanya, seperti mataku. Seperti bercermin dengan bukan aku sebagai bayangan, aku bercermin dengan hatinya sebagai bayangan’

    Aku menagis dan diapun menangis dan kami berpelukan layaknya kami tahu apa yang kami pikirkan dimasing-masing hati.

    Siapakah gerangan yang tega membiarkannya mati tak ber-asa?

    Kepadamu yang meninggalkan dan membiarkan:

    ‘Karna kau membiarkannya menangis, membuatnya memohon dan menjadikannya kecil sedang dia mempunyai cinta yang besar dan tulus. karna kau menyakitinyalah aku ada. Kan kubawa dia kegubuk hatiku yang disana takkan pernah air matanya menetes kecuali dengan tetesan kebahagiaan, yang takkan pernah memohon tanpa pengharapan dan tempat dimana cintanya berbalas dengan sama besarnya yang takkan pernah tersakiti melainkan dalam sakitnya merindu’

    Dikecupnya keningku dan satu persatu jariku dengan jemarinya yang bergetar.

    Ia menangis sesegukan, ternyata benar

    ‘pasti ada seseorang yang merasakan sakit ini jauh lebih sakit’

    Dan kami ada dan dipertemukan oleh takdir yang dengan takdir pulalah kami bertemu dengan hati yang lumpuh, namun kuasa tuhanlah yang menciptakan hati dengan pesona, seberapapun seringnya hati ini terluka, dan seberapapun remuknya ia pasti akan tetap kembali utuh dengan sempurna saat takdir mempertemukan dengan sesosok makhluk cinta penghilang luka, dan kini dialah orangnya….

    Lalu kami saling menghapus air mata, kami berdiri dengan yakinnya saling menatap langit diatas sana, menautkan jemari dalam lingkaran nadi yang detaknya kini bersahutan dengan irama yang menyentuh.

    Kami langkahkan kaki berjalan bergandengan.

    Mungkin ini adalah awal dari dambaan kebahagiaan.

    Dan ia tersenyum, senyum tertulus yang mampu menghangatkan hati siapa saja yang melihat.

    Senyum itu seakan sumpah, yang tanpa kata-kata kami telah berjanji sebagaimana hati yang pernah tersakiti bahwa takkan adalagi perih yang pernah kami rasa dari masa silam yang kini gelap takkan sudi kembali kami jamah.

    Tuhan:

    Andaikan harus kembali kami merasakan sakit, jangan biarkan kami sakit dengan hati sebagai akarnya, takkan mampu hati ini menyakiti, biarkan kami merasakan bahagia yang selama ini menghirup wanginya saja kami tiada, jika harus menagis biarkan kami menangis karena cinta untuk menghaluskan perasaan ini.

    Tuhan,

    Seperti pasangan lainnya kami jua berdoa selayaknya pecinta, jika kami adalah sepasang kekasih yang kelak engkau pertemukan dalam takdirmu maka dekatkanlah kami hingga waktu itu tiba, jika tidak maka satukan kami karna tiada nafas yang mampu kami hela tanpa kami saling ada sebagai paru dalam hidup kami.

    Kamis, 4 Agustus 2011

  5. mungkind lhat plaNGi tuch indah ..
    dan mlhat biNtang” sAat mllemp tuch memng indah ..

    tpy ..

    mliht qMu adlah keindahan dari sgala”nya ..

  6. aq tag pernah tau,
    saqt yang q rasa bgtw menusuk.
    Menyakitkn bla q ingt,memizhkn lra dr kebhagiaan.
    Q hx cb terznym,ketka q mraza trzizh di antra 2 cintamu.
    Bgai ombk yang menghantam btu karang,hancr lebur htiq zaat kau brsnding dngnx.
    Mana janji manysmu .
    Saat kau blank,kau sayank aq??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s