Taman Sekolahku

Taman sekolahku
Engkau begitu indah
Suasana hijau ditemani suara burung yang merdu
Membuatku merasa betah

Hijau warnamu sejuk udaramu
Serasa nyaman di dalam hati
Aroma bunga menyentuh kalbu
Walaupun musim gugur ataupun semi

Percikan air payau
Ditemani liak-liuknya sirip ikan
Menambah suasana ketika temanku dan aku ketika bersenda gurau
Begitu menyenangkan

Taman sekolahku
Jika aku nanti sudah lulus
Kau akan kukenang selalu
Terus menerus

Puisi ini karya : Mauludi Afina Mirza

About these ads

13 thoughts on “Taman Sekolahku

  1. Share

    Taman sekolahku
    Engkau begitu indah
    Suasana hijau ditemani suara burung yang merdu
    Membuatku merasa betah

    Hijau warnamu sejuk udaramu
    Serasa nyaman di dalam hati
    Aroma bunga menyentuh kalbu
    Walaupun musim gugur ataupun semi

    Percikan air payau
    Ditemani liak-liuknya sirip ikan
    Menambah suasana ketika temanku dan aku ketika bersenda gurau
    Begitu menyenangkan

    Taman sekolahku
    Jika aku nanti sudah lulus
    Kau akan kukenang selalu
    Terus menerus

  2. Bagus puisinya…
    Gw jga punya puisi yg berjudul Puisi untuk IBU

    Puisi untuk IBU

    Ibu…
    adalah wanita yang telah melahirkanku
    merawatku
    membesarkanku
    mendidikku
    hingga diriku telah dewasa

    Ibu…
    adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
    tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
    tatkala perutku terasa lapar dan haus
    tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

    Ibu…
    adalah wanita yang penuh perhatian
    bila aku sakit
    bila aku terjatuh
    bila aku menangis
    bila aku kesepian

    Ibu…
    telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
    terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
    terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
    terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
    terdapat sinar kelelahan karena aku

    Aku yang selalu merepotkanmu
    aku yang selalu menyita perhatianmu
    aku yang telah menghabiskan air susumu
    aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu

    Ibu…
    engkau menangis karena aku
    engkau sedih karena aku
    engkau menderita karena aku
    engkau kurus karena aku
    engkau korbankan segalanya untuk aku

    Ibu…
    jasamu tiada terbalas
    jasamu tiada terbeli
    jasamu tiada akhir
    jasamu tiada tara
    jasamu terlukis indah di dalam surga

    Ibu…
    hanya do’a yang bisa kupersembahkan untukmu
    karena jasamu
    tiada terbalas

    Hanya tangisku sebagai saksi
    atas rasa cintaku padamu

    Ibu…, I LOVE YOU SO MUCH
    juga kepada Ayah…!!!.

  3. Adikku

    Adikku..
    kehadiranmu dambaan Ayah-Ibu
    Pertama aku
    kini beralih padamu..

    Semula bimbang hatiku..
    kehadiranmu akan mengecewakanku..
    kasih sayang,perhatian Ayah-Ibu
    terbagi karenamu..

    Oh,Ayah-Ibu..
    maafkan aku..
    aku khilaf terhadapmu..
    anggapanku sungguh keliru..

    Adikku..
    Adikku sayang..
    Engkau harapan masa depan..
    Kami sungguh sayang padamu

  4. Hhhaaa…
    Aq punya puisi banyak kan dari pada niruin

    Hhhaaa…
    Yg niruin Cemen..!!!

    Wkwkwkkw….
    Puisi sendiri donk
    Jangan niruin nanti bodo lho…

    Wkwkwkwkw….
    Kalau ada yg marah berarti merasa niruin

    Hhhaaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s