bangun rumah tangga

Membangun mahligai rumah tangga
Membangun kehidupan di rumah
Membangun kehidupan berjamaah
Ujian dan tahap insani di dunia

Kehidupan nan beberkah
Berpedoman dengan agama
Oleh nabi berjumlah dua puluh lima
Untuk kembali pada jalan Allah

Berjamaah lebih baik dari berseorangan
Berjamaah berpahala dua puluh tujuh
Selayak kita dibangunkan saat subuh
Selayak waktu yang terus berjalan

Manusia tak selalu berdaya
Seraya dua puluh empat jarum jam
Dua puluh lima mata kita terpejam
Subuh dingin dengan Adem Hawa

(karya : dian a. noor)

About these ads

5 thoughts on “bangun rumah tangga

  1. Puisi anda memang seperti oase di tengah gurun, menyegarkan di tengah kegersangan. Pantas puisi anda teratas di google. Dan bisa jadi insipirasi untuk pemula seperti saya.

  2. Semua juga tak lepas dari Allah SWT
    yang memberikan ilham di dunia
    semua ciptaanNya yang penuh makna
    untuk kita berfikir akan kebesaranNya

    Terima kasih
    atas apresiasinya
    semoga juga menjadi hidayah
    bagi kita semua

  3. subhanallah, saya juga benar-benar mengagumi puisi-puisi karya Anda, menyentuh dan mengandung hikmah yang dalam. semoga trus istiqomah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s