Seorang Gadis Kecil

Kuklihat tubuhnya
Yang basah kuyup
kulihat matanya
Memerah, sembab, sayu
Seperti sehabis menangis
Kepalanya yang tertutup dengan jilbabnya
Ikut basah
Hujan yang sangat lebat
Membasahi seluruh tubuhnya
Kini, air matanya
Berlinang, berjatuhan,
Kulihat gambaran wajahnya
Yang menyimpan sebuah luka dan derita
Air matanya tak dapat ia bendung lagi
Ia menangis, ia menjerit,
Ia mencari,
Ke manakah kedua orangtuanya?
Ia hidup hanya sebatang kara
Tanpa kedua orang tuanya
Ia meratapi nasibnya yang malang

Ia menengadah ke atas
Menatap langit yang mendung
Kini, awan pun tak cerah lagi
Matahari pun tak bersinar lagi
Yang hanya adalah
Sisa air hujan
Seperti ikut bersedih
Melihat sang gadis kecil
Yang penuh derita
meratapi nasibnya yang malang
Sebuah pena
Menari-nari dalam kertas buram
Ia menulis tentang hidupnya
Mengapa nasibnya malang?
Penuh luka dan derita
Dan entah sampai kapan
Ia harus menderita
Tanpa kedua orang tuanya?
Karya : Gina Rofina R.P

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s