Menangis

Tenggelam di indah
matamu. Aku menangis
… seperti tak percaya pada
gerimis yang kaugenggam
di tanganmu
yang kauusapkan di
wajahku.
Tatap mataku terbunuh.
Kelopakkelopak seroja yang
luruh
merias genangan telaga
dengan kerling airmata.
Memandang senyummu
yang ikhlas. Aku menangis
seribu merpati kepakkan
kedamaian di bibirmu
yang kaukecupkan di
dadaku.

About these ads

3 responses to “Menangis

  1. Pingback: Sayang & kebencian | fatherinspiration

  2. Pingback: Membuat Bunda Tersenyum « hamidahisnaeni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s