Lelahku

Untuk kesekian kalinya aku terlempar,
jari2 itu meraihku tetapi membiarkanku..
aku brtanya “kenapa ???” nmn jwban itu tak kunjung jua
hingga akhirnya ku putuskan tinggal dan diam..
Mgkn aku tak pantas berada ditengah2 mereka.. keterbatasanku memenjarakan stiap apa yg mreka tawarkan, berjuang sndiri tapi nyatanya itu sulit..

Sempatku bermimpi suatu saat nanti “kita” yg berjalan,
namun
ktika waktu itu mnyuguhkannya, ternyata masih tak ada kesempatan..
Sampai lelahku berdiri,
lelahku menangis,
lelahku brharap
hingga aku jatuhpun kesempatan itu tak juga utkku..

Jika kau tak harapakan kehadiranku,
Jangan menyuruhku berjalan dgn yg bukan kamu,
karena sejatinya aku tak mampu melakukan itu..

andai kamu tau,
dari dulu harapan itu tertuju padamu
mungkinkah kau masih akan menolehku?
meski peduliku kadang terlihat acuh
tapi jauh di dalam lubuk hatiku,
aku begitu menginginkanmu..

Terimakasih karena…
tanpamu aku tak akan mampu merangkai kata2 ini,
tanpamu aku tak akan merasakan pahit manisnya cinta,
tanpamu aku tak dapat berfikir bagaimana aku nanti..

ku benci kamu dengan cintaku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s