danau itu kamu

danau itu bergambar wajahmu
riaknya adalah panggilanmu
untukku
dan kau di tengah sana, nanar
air itu terlalu dingin katamu
kau bahkan hanya berani mencelupkan lututmu dengan ragu
sayangnya aku perenang yang payah
yang tak mau susah-susah berkecipak ke ujung sana
meski aku yakin akan tiba sebelum merah senja
tapi ternyata kau perenang yang paling payah
merundukkan wajahmu ke dalam air saja kau tak mau
kau hanya ingin riak itu tetap ada dan bertalu
jadi kubungkus saja bajuku dengan ikatan sepi yang tak lagi merindu
ku balikkan badan dengan tetap bisu
mataku tak mau lagi menangkap riak panggilanmu
kulitku kelu, beku dengan dingin yang tanpa haru
ah, tapi kemarin angin memberi kabar padaku
kau kembali masuk dalam gua imitasimu

*by : ry, jakarta,4okt11*

About these ads

2 thoughts on “danau itu kamu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s