puisi kritik

Badan Anggaran
karya JAJ, di petamburan
Badan anggaran di senayan
protes sewaktu disudutkan
tentang pernyataan seorang dari perusahaan
yang dikenai uang pelicin,uang kerjasama atau komisi rekanan
Badan anggaran tetap nama yang perlu dipertanyakan
Mengapa orangnya senang makan uang haram?
Betulkah uang itu haram?
Mengapa tidak disebut orangnya saja
Kalau semakin banyak manusia pinter senang menjadi haram
Jadilah seram negara ini, gelap dikuasai para setan
Dan Indonesia tetap nelangsa dengan rakyat yang menderita
Padahal ada Bapenas atau departemen daerah tertinggal
Yang bisa menekan pimpinan daerah untuk angkat daerahnya
yang nantinya jangan sampai wilayah Indonesia dicaplok tetangga
gara-gara pembangunan tidak pernah meluas ke daerah yang miskin
mestikah badan anggaran yang turun tangan menjadi pelopor
tetapi uang negara diselewengkan demi kepentingan organisasi
Bukan untuk mengentaskan kemiskinan dan membangun ekonomi
Rakyat tetap merenungkan siapa pahlawan reformasi mereka
Badan anggaran, janganlah ambil peranan
Biarlah kalian atur anggaran belanja negara
Susunlah keuangan dan proyek yang menguntungkan Indonesia
Biarlah Pemerintah kita tetap dipercaya
Dan tak digelari negara koruptor oleh dunia
Semoga kita sama-sama berdoa. bukan begitu tuan-tuan?

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s