Putus Cinta

Gugurlah bunga yang bermekaran
Keringlah daun yang hijau
Surutlah ombak di lautan

Pagi yang cerah berubah menjadi pagi yang gelap
Awan mulai mendung
Tak lama kemudian, tetesan air mulai turun secara perlahan

Petir berteriak disana-sini
Aku hanya terdiam di kamar sambil berselimut
Takut akan semua suara itu

Diam,
Menjadi pilihanku saat itu
Saat aku sedang gundah

Hatiku sedang sedih
Karena baru saja kau putuskan cinta ini
Padahal, aku yang memintanya

Entah inikah yang dinamakan penyesalan
Namun yang ku tahu, hariku tak secerah dulu lagi
Karena kini aku telah sendiri

One response to “Putus Cinta

  1. seep dah ntuk mengenang masa lalu heheheheh

    http://dhumanican.blogspot.com/
    :P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s