puisi cinta

Derap langkah
tebaran debu mengikuti kaki
mengiringi sepanjang jalan
sudah gersangkah dunia ?

terik sengatan matahari
keringat bercucuran
basah seluruh badan
namun……
bibir kering

Ku hampiri sepotong kayu
duduk menatap langit
teringat wajah mu sayang
betapa perih hati ku

Ketika jiwa ku terbuai
engkau berlari
saat ku mengungkapkan cinta sejati ku
engkau menghindar dan menghilang

Namun ku kejar diri mu
hanya bayangan semu yg ku dapat

Biarkanlah………
aku menyendiri tanpa mu
walau hati ku hancur
saat ini aku pasrah

Cuma harapan ku suatu saat
ketika terbangun
engkau telah disisi ku
karena diri mu cinta sejati ku

“Pujangga Kelana”

About these ads

5 responses to “puisi cinta

  1. Siapa yg mau dapatin hatiku ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s