Subuh

Subuh terjela dari kekosongan. Terumbar hambar.
Serasa hari-hari menatap senyap. Seperti meratap: Berharap.
Bait-bait penasaran membuncah pada waktu. Pada Semu. Pada Haru.
Sementara langit mulai menggigit sengit.
Menampakkan gelombang panjang pasang. Garang.

Di balik subuh aku rubuh. Rapuh.
Namun, hati masih ingin berdiri seperti pagi. Seperti jati.
Menuju huruf-huruf berbaris dari sungai magis.
Berkata buat belantara pena.
Tentang sekelebat kalimat lebat merambat.
Mengenai cinta. Asa, dan warta.

About these ads

One response to “Subuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s