Puisi buat Bunda

tetesan air mata kian membasahi pipi
hamparan pasir putih terus menepi
gejolak jiwa kian membara
hamparan hati terus merana di dalam derita

kau sapa aku di tengah derita
kau tegur aku ditengah kegelapan
kau hiyasi hari ku dengan ceria
walaupun kau tengah menahan luka

mungkinkah ku bisa membalas semua kebaikanmu bunda
kini kau telah tiada
ku hanya bisa mengirmkan doa
untuk kebahagianmu disana

selamat jalan bunda semoga kau kan abadi disurga..

Puisi ini karya: shalihin

About these ads

6 responses to “Puisi buat Bunda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s