Luka Hati Ku Genggam Sendiri

Indahnya tirai senja telah merayap
Dengan perlahan ke dalam dinding hati
Indahnya sejarah silam tat kala
Ter urai kembali di sela waktu

Terlena hati dalam buaian kidung rindu
Gelora rasa serasa merajai
seluruh isi kalbu
Meskipun diri ini tak tahu art semua ini
Secawan cinta kini telah mebuatku
Mabuk kepaya di dalam gurauanmu

Kini aku hanya bisa menyulam hati
Dalam rajutan asmaradhana
Yang tlah terpenggal dalam pasungan
Sang kekasih hati
Hingga tegup jantung pun kian lirih
Akan lukisan cinta dalam hati
Yang menguruaikan kisah cinta

Luka memar yang mesti kugenggam
Meskipun kerap di sudut hatiku merintih
Akan jalinan cinta yang tak terhias warna
Seribu kebimbangan iringi langkah
Yang telah terlalui dengan
Penuh air mata

Tirai indah pun kian memudar
Mengukir seribu tanya yang melukiskan
Keraguan akan adanya jalinan cinta
Mampukahku bertahan dalam
Jalinan cinta ini ?
Haruskah diri ini larut dalam telaga cinta ?
Biarlah luka hati ku genggam
Di dalam kesendirianku

Biarkanlah ku tapakkan langkah
Di simpang jalan meskipun enggan
Ku tatap terpaksa ku melangkah
Di titian-titian malam…

Luka Hati Ku Genggam Sendiri
(Putra Jogja)

About these ads

7 responses to “Luka Hati Ku Genggam Sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s