Khabar (Berduka atas Luka)

Khabar yang kau dukung…
bukan yang terindah untuk ku tarung,
bersama hati yang kian pudar untuk terang,
bersama jasad yang menunggu pulang…

khabar yang kau pertaruhkan,
bukan yang termudah untuk ku redupkan,
yang tertinggal hati-hati kesunyian,
yang lagi akan dirudung kesepian….

Terhenti langkah ku mendengar khabar itu,
Terkaku bicara ku terdengar suara itu,
Terkelu lidah ku mendengar bisikan itu…

Suara-suara kekurangan mengiang seluruh fikiran,
Melayang tanpa batas bagai menunggu ketukan sakaratul itu berbalas,
Menunggu detik-detik itu ternyata bukan mudah bagi mu,
Namun kini biar kau ketahui,disini akan lebih seawalnya pergi….

Karya : Ayim (sang puisi mimpi)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s