Tentang malam

Dalam renung aku diam
nelangsa dikesunyian tanpa bintang tanpa bulan
hujanpun turun tak jadi kembang tak tersiram
malam ini angkuh bagai tadi siang
apa aku salah langkah dan berucap kata
tapi aku mensukuri walau hanya benak
sebab rupiah hari ini cukuplah untuk kami(aku empat anakku dan suamiku)

kami baru saja selesai makan walau hanya dengan lima nasi bungkus
dan semua dinikmati bersama malam
itulah narasi tentang malam kami.

karya: Eriana Rossari Enda

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s