Category Archives: Puisi Berpisah

Harus aku pergi – oleh Ulfi Latifah

Seegois sifatku..
Se’tak peduli sikapku..
Disitu masih terselip saja rasa sayang yang selalu menemani aku disetiap detik waktuku
Terimakasih atas cerita indah ini
Atas besar cintamu ini
Kesempurnaan bahagia yang kau beri
Membuat aku sadar betapa besar cinta kita
Kini..
Semua History kita hanya akan menjadi kenangan semata
Kini.. Continue reading

About these ads

Jaga selalu hatimu sayang – oleh Nicma Faneri

Tak pernah ku bayangkan
Begini jadinya..
Perpisahan antara kita
Sungguh Berat rasanya membiarkanmu jauh dari hidupku
Sungguh sesak di dada
Menyayat jiwa
Perpisahan kita
Menghayutkan rasa..

Engkau yang ku cinta
Akan Pergi mengembara, mengajar cita-cita
Bersama seribu mimpi yang kau punya..
Continue reading

Kan selalu menjadi mimpi – oleh Ache

Mulai saat ini kan ku ikhlaskan kau
Untuk pergi
Dan biarkan ku terdiam disini
Tanpa harus menemui mu lagi

Meski setiap saat
Setiap setik aku kan merindukan mu
Meski asa ku selalu jadi mimpi tentang mu
Ku akan ikhlas tuk menjalani nya
Continue reading

Embun – oleh Rahayu Budiyani

Hai embun..
Kuabdikan namamu dengan segenap jiwa..
Ku cintai ragamu yang sejuk..
Tiap kali kusentuh engkau yang membasahi daun di pagi hari..

Aku ingin menatapmu terus..
Aku ingin bersamamu lebih lama..
Namun fajar sudah menanti giliran..
Cahaya surya yang bersembunyi..
Kini harus kembali..
Memancar dan menerangi..
Segenap belahan dibumi ini..
Memimpin untuk memerangi..
Kekacauan diantara kedamaian..
Continue reading

Pundak Serumpun di Atas Keladi – oleh Suelthan Elfaulee Alwarshah

Mayang berujud melayang selasih
Lama kunanti cinta memutih
Tak kunjung kudapat aku tertatih

Aku berlari bersama mentari
Mengejar mimpi yang tak kunjung kudapat
Menanti kau datang untuk menghapus luka yang kau pahat
Continue reading

Kupu-kupu kecil – oleh Andria Tama

Hey,,
Apa kau tau..??
Saat sayap mu mulai genap dan kau dapat terbang bebas dan bernyanyi riang…
Melihatmu seperti itu…
Aku Senang…

Terbanglah…
Kau ingin menggapainya bukan..??
Sinar pengantar Senja yang sangat kau sukai itu…
Tenang saja,,
Aku masih disini…
Continue reading

Mantan Terindah – oleh Febry Sujekaszu

Bukan perpisahan yang ku tangisi
tapi pertemuan yang ku sesali…
begitu cepat kau meninggalkan aku,,,
kau membuatku sakit hati dan hilang arah,,,

Mengapa engkau cepat berubah,,
setelah kau tau kekuranganku,,
aku tak perna menyangka kau begitu,,
kau tinggalkanku demi bersamanya,,
Continue reading