Category Archives: Puisi Bimbang

Saat Hati Menebak – oleh Ulil Azmi Nurlaili Afifah

Hati bicara pada otak,
Otak berkata pada bibir,
Dan bibir bicara pada anda,
Anda percaya pada apa yang bibir sampaikan…

Hati bicara pada otak,
Otak berkata pada tangan dan kaki,
Tangan dan kaki anda bicara pada saya,
Dan saya percaya pada tangan dan kaki anda…
Continue reading

About these ads

Rongga Jiwa – oleh Regina Oktavianti Dewi

dalam sepi ku , bersama lamunan embun malam
menangis untuk bersujud pada sang kuasa
berdoa berzikir menuntut kalbu
maafkan aku tuhan ,
aku yang kecewakan engkau
aku lahir dalam btinMu
menjadi muslim yang beramal solehah
tapi hatiku tertutup kabut
aku berdosa melangkahkan hati ini
dalam pintu gereja,
menatap lilin-liln yang terbakar
dan menyembah sang yesus.
Continue reading

Lantas – oleh Intha

Kuusap sepi yang toreh luka ini
Kata siapakah..?
Rindu berteman perih
Menebar sakit yang terasa

Kupandang langit yang kian memerah
Senja, Telah berlalu
Lantas, siapa yang menebar perih
Continue reading

Tanya Pada Titik – oleh Ria Fajri

Kata yang terangkai memulai sebuah garis baru
Belum tentu ada koma dan jua titik
Tentunya EYD yang bergerak bebas tampa menghiraukan lagi pemisahnya

Adakah titik atau koma…
Kata-kata mulai berdatang menghampiri
Hingga tersusun bak syair puisi
Tak lagi menampung kerapian makna
Lembaran demi lembaran terisi putih hitam
mengelok,
membelok, dan mengering
Continue reading

Bimbang – oleh Eva Santika

Entah apa yang telah kau rasa
Hingga kau mampu untuk berkata
atau mungkinkah kau sudah tak sanggup mempertahankan kita ?

Sungguh aku tak tahu
Apakah kau hanya terbelenggu dalam jeratanku?
Atau cintamu sirna karena kekuranganku?
Continue reading

Matahari Bulan – oleh Muhammad Rizki Nopriza

Semua orang begitu berharap dan menanti terbitnya matahari di awal waktu mereka.
Namun matahari yang dinantikan ternyata malah membakar semua yang telah mengaguminya.
Tapi kenapa mereka masih saja mengharapkan matahari tersebut terbit di esok harinya.
Padahal mereka sudah jelas disakiti olehnya.
Continue reading

Tolong buat aku lupa – oleh Nhatallya Crhystine Ubro

Tolong buat aku LUPA.
Tentang bagaimana senyuman tipismu yang selalu mengintari pikiranku.
Tentang tatapan sinismu yang menghiasi stimulus otakku.

Tolong buat aku LUPA.
Tentang tawamu yang menggemaskan.
Tentang celotehmu yang menggeleparkan jiwa.
Continue reading