Hitam – Putih – oleh Mulia Az-zahra

Beri aku antara hitam atau putih. Jangan abu-abu yang kau beri. Dulu kau janjikanku Putih untukku.suci,bersih,murni.Lembut,anggun.saati ini aku menantinya.Putih yang ku rindu,Putih yang kuharap.saat ini tak kunjung jua.Tertatih,merintih,merasakan sayatan-sayatan kalbu yang mendalam.Dimanakah dirimu??Pergi,Hilang tanpa kabar.Mana Janji Putihmu?? Jika,kenyataannya Hitam yang akan kau berikan padaku.aku ikhlas.meski rasanya belum siap untukku menerima semua kenyataan yang selama ini…

About these ads

Maafkan aku – oleh Indah Widyawati

Disaat cahaya semu mulai beranjak bangun Dikala hati ini tak kuasa membelenggu sendu Kau datang dengan raga nan lemah Memberi sejuta warna nan mempersona Merangkai sejuta untaian makna nan tersirat di kilau mata Dirimu yang telah mampu menghapus duka Dan dirimu pula yang telah sanggup menuai kilauan senja Yang selama ini selalu aku nantikan Hingga…

Dititik Akhirku – oleh Yuli Anggraini

Aku mulai jenuh dengan semua ini tapi tetap aku jalani walau sebenarnya tak sanggup ku coba..coba dan akhirnya aku dititk dimana aku harus memilih diantara mereka sangat sulit bagiku aku tak ingin perpisahan namun ku harus,harus ku lakukan walau sebenarnya pahit aku tahu akan ada yang terluka aku tahu akan ada airmata aku tahu akan…

Aku dan Harapanku – oleh Lutfi Risnanda

Bercerita dengan rasa penuh duka dan riang Dengan pikiran yang selalu berangan angan Kebutuhan perasaan selalu tak tentu adanya Dan membayangkan sesuatu yang fana Hal itu berlangsung bertahun tahun Hingga waktu tak sanggup untuk menghentikannya Ku hanya bisa berharap.. ya. berharap kau ada Tapi ku pikir hanya sebuah harapan kosong Aku dan harapanku selalu berdebat…

Di Saat Ku Harus Memilih – oleh Julia Asmaranthy

cinta datang dan pergi bagai angin yang berhembus tak tentu arahnya dan tak tau entah kapan datangnya di saatku telah memilih cintaku kau datang membawa cintamu cinta yang dahulu ku harap jadi miliku kini cinta yang dahulu ada untukmu kembali lagi memaksaku menerima dirimu cinta ini terus membelenggu di hatiku membuatku bingung karenanya disaat ku…

Pada Nasib – oleh Dendi Lesmana

Terkadang terasa dunia begitu terpencil Membungkam kecemasan jiwa Diantara derai senja ubun cemara Senandung pilu remang hampa Langit kelam dalam malam Diantara retorika kidung bimbang Dan gemercik sepercik titik hitam Senja depa dikepala Entah sengsara menerpa ? Pada nasib kuteriak pikat Mengepak riak sayap ombak Taklah sebuah nubuha hilang Digenggam tangan bergurat Menepis menyirat nasib…

Aku harus dewasa? – oleh Tio Scesar

untuk apa aku harus menjadi dewasa? aku lebih suka kekanak-kanakannya diriku aku yang bahagia cukup dengan es krim, nitendo, dan kasih ibuku aku yang tak perlu merangkai puisi bermajas untuk wanita aku yang tak peduli dibilang kepo atau curius tak peduli dibilang galau atau melankolis tak peduli dibilang perhatian atau lebay dan aku tak perlu…