Category Archives: Puisi Bimbang

Matahari Bulan – oleh Muhammad Rizki Nopriza

Semua orang begitu berharap dan menanti terbitnya matahari di awal waktu mereka.
Namun matahari yang dinantikan ternyata malah membakar semua yang telah mengaguminya.
Tapi kenapa mereka masih saja mengharapkan matahari tersebut terbit di esok harinya.
Padahal mereka sudah jelas disakiti olehnya.
Continue reading

About these ads

Tolong buat aku lupa – oleh Nhatallya Crhystine Ubro

Tolong buat aku LUPA.
Tentang bagaimana senyuman tipismu yang selalu mengintari pikiranku.
Tentang tatapan sinismu yang menghiasi stimulus otakku.

Tolong buat aku LUPA.
Tentang tawamu yang menggemaskan.
Tentang celotehmu yang menggeleparkan jiwa.
Continue reading

Pupus – oleh Sri Mahaya Ningsih

Terkadang aku slalu ingin melupakanmu
tapi di lubuk hati ini
slalu memanggil namamu

tahukah kamu
bunga yang dulu indah
Kini layu karena haus akan air
Dan kini semakin layu
akhirnya jatuh dalam jurang
Continue reading

Salju Hati – oleh Edy Landung Kinasih

Salju Hati
Hidup berlari di tepi neraka
Sejuta pesona dunia sajikan godaan
Deretan rupiah, atau jabatan tak prnah ada
Bangga mekar, sesal menekan

Apa hidup adalah perjuangan
Hanya setan yang bisa artikan
Atau hidup adalah pengabdian
Hanya Tuhan yang bisa kuharapkan
Continue reading

Seandainya – oleh Uswatun Hasanah

Seandainya ….

Dulu aku meneguhkan hatiku karena kebimbangan
Dulu kutak menerima karena keterpaksaan
Dulu tak terjadi ikatan antara aku dan kau
Dulu tak menjalani karena aku sedang menunggu

Dulu tak berkhayal menunggu seseorang yang belum pasti
Tak memastikan diri untuk selalu menunggunya
Tak meyakinkan diri bahwa dia akan datang
Continue reading

Yakinkan Aku Tuhan – oleh Nandica Ajeng Pramesty

Entah tak tau apa yang kurasa saat itu..
Hingga aku berusaha untuk menyerah..
Entah tak tau apa yang ku bayangkan saat itu..
Hingga aku mulai jenuh dengan semua..
Entah tak tau apa yang kualami saat itu..
Hingga aku merasa payah dan gagal..
Continue reading

Hitam – Putih – oleh Mulia Az-zahra

Beri aku antara hitam atau putih.
Jangan abu-abu yang kau beri.
Dulu kau janjikanku Putih untukku.suci,bersih,murni.Lembut,anggun.saati ini aku menantinya.Putih yang ku rindu,Putih yang kuharap.saat ini tak kunjung jua.Tertatih,merintih,merasakan sayatan-sayatan kalbu yang mendalam.Dimanakah dirimu??Pergi,Hilang tanpa kabar.Mana Janji Putihmu??
Jika,kenyataannya Hitam yang akan kau berikan padaku.aku ikhlas.meski rasanya belum siap untukku menerima semua kenyataan yang selama ini membayangi diri.Semua itu Berada dalam angan.
Aku Bimbang!!! Hitam atau Putihkah yang akan kau berikan pada diri ini?
Aku Muak Pada abu-abu yang kerap kali membelenggu diri.Beri kepastian padaku agar kutau apa yang harus kulakukan untuk masa nanti..
Tak Ada Hatikah dirimu??
Sesungguhnya Hati ini ingin menerima putih darimu.Namun,itu hanyalah seuntai harap yang akhirnya harus pupus.
Aku Ingin Bebas Mengepakkan Sayap Selebar-Lebarnya ….

Hitam – Putih – oleh Mulia Az-zahra
Depok