Category Archives: Cinta Bersemi

Kumpulan Puisi Cinta Bersemi, terbaru, terupdate dan tempat berbagi puisi.

Pangeran Khayalan – oleh Nanda Arneda

Ombak pantai saling berdeburan
Pasir putih menari nari tertiup angin
Pohon kelapa mengayunkan daunnya dengan gemulai
Burung burung berkicau ria
Menyanyikan lagu cinta
Dengan romantis nan syahdu
Sepertinya mereka semua tau
Apa yang tengah kurasakan Continue reading

About these ads

Hanya Aku – oleh Faizal Chandra Mulia

Lihatlah malam ini
Ada arti yang tak kau dapat dari semua kecuali aku
Masih sepikah bintang dilangit sana?
Tengoklah jiwamu, aku lebih bisa mewarnaimu

Adakah pernah kau merasa sepi?
Mungkin saat waktu belum menghadirkanku
Kecenderungamu memang terus meragu
Alasan ku adalah terlihat betapa seharusnya kebahagiaan ini milikmu
Continue reading

Bola Mata – oleh Ria Fajri

Bulat putih hitam yang bergandingan
Dua wana yang mengatur pancaran
Terkadang redup tak hanya padam
Membelalak seakan memberi sebuah pesan

Mataku matamu dan mata itu…
Membelut pikiran yang tertuju pada pancaran
Sambut menyambut didalam diri hingga gerakan salah mengarah
Continue reading

Cinta bersemi – oleh Ratna Palupi (Upi)

Sejak pertama aku kenal dia
aku pun sudh merasakan hal yang berbeda.
Tatapan mata dia
Membuat hatiku berdebar.
Senyuman dia
Membuat aku terpesona
Dia begitu sempurna , sangat sempurna . Continue reading

Terpana – oleh Ria Fajri

Terpancang bak pohon beringin
Ditiup angin menambah ayun
Dia datang seakan kenal tuk diundang
Derginar-berginar membara dibola mata
Mulai ikut mengikuti pancaran_Aueranya Continue reading

Bintang Kehidupan – oleh Faid

Selamat datang harapan , selamat datang cinta , kini kau selaksa bintang kehidupanku , yang dulu aku rapuh dan menangis karenamu , semua tergantikan senyum kebahagiaan ..

Selamat tinggal kenangan kelam , selamat jalan kegelapan , arah yang pernah ku temukan kebuntuan sebab kegelapan , kini terang sudah dengan kehadiranmu di sisiku ..
Continue reading

Keraguan – oleh Nurochmah Wati

Mengapa dirimu ragu
Dengan cinta yang penuh rasa rindu
Bersama kata yang terbelenggu
Membalutkan keresahan yang buntu

Tak ada yang kusembunyikan
Tak ada pula yang kuragukan
Aku hanya khawatir pada keadaan
Yang kan merubah drastis kenyataan

Bila kau sudah bosan
Katakan saja dengan sopan
Janganlah perasaan itu kau simpan
Hingga membusuk tak ada lagi harapan

Aku terlalu lemah untuk menyimpulkan
Keadaan ini sungguh buatku bertahan
Bersama kegundahan dan kebimbangan
Semoga semua berakhir sesuai harapan.

Keraguan – oleh Nurochmah Wati
Cilacap