Category Archives: Cinta Sahabat

Puing Indah Kebersamaan – oleh Bintang Pahlawan

Kilauan gamma sirati saat kau bimbing aku
Syahdu alam tenangi saat kau sabarkanku
Semerbak aroma wisteria hampiri saat kau didekatku
Tetaplah tinggal di gubuk usang ini wahai sahabatku

Pantaskah kuucap kata rindu ketika kau jauh dariku
Layakkah kusandang rasa cinta saat kau dekat denganku
Hati ini begitu resah saat kehilanganmu
Pun terasa begitu indah saat bersamamu
Continue reading

About these ads

Maaf,,, SOBATKU – oleh Sapta Handoko

Maaf kini kau bukan siapa – siapa bagiku
Bukan pacar atau sahabat
Karena kau telah permainkan hati dan perasaanku
Dan itu sangat menyakitan untukku

Coba kau dari awal tidak menerimaku
Kita pasti masih seperti dulu
Kau masih SAHABATKU
Dan ku akan menerima keputusanmu menolakku

Tapi tak mengapa bagiku
Semua itu telah menjadi masa lalu dan sejarahku
Biarlah aku menanggung pedih
Luka hatiku karena permainan cintamu

Aku akan pergi menjauhimu
Dan jangan pernah kau cari aku
Maaf aku tidak bisa menjadi sahabat mu lagi
Kuharap kau mengerti aku untuk yang terakhir kau sobatku

Maaf,,, SOBATKU – oleh Sapta Handoko
Kota Jambi
Facebook.com/saptasii7

Persahabatan – oleh Arleisha Aurelia

Persahabatan bukanlah hal yang mudah..
Tidak mudah untuk dijalani..
Tidak mudah untuk dipahami..
Tetapi mudah untuk memberikan rasa bahagia..
Sahabat adalah seseorang yang berharga..
Cinta kasih dibangun dalam sebuah ikatan..
Ikatan kebahagiaan yang selalu menyatukan sanubari..
Takkan mudah dilupakan dari benak hati..
Hidupku takkan lebih indah tanpa engkau..
Takkan lebih berwarna tanpa lengkungan senyumanmu..
Takkan lebih bermakna tanpa uraian kasihmu..
Oh Sahabat..
Hanya untaian rasa terima kasih yang ingin ku curahkan untukmu
Hanya secercik kata maaf yang ku lontarkan jika aku sering melukai hatimu..
Terima kasih Sahabat..
Aku menyayangi mu..

Persahabatan – oleh Arleisha Aurelia
Depok

Memendam Rasa – oleh Dinda Dee

Semua telah berubah sejak rasa itu ada.
Mungkin saja kau tak merasa.
Tapi dalam hati ini sudah berontak.
Aku tak tahu harus membencinya atau bagaimana.
Yang ku tahu pasti ku tak ingin kau sadari.
Rasa yang kan buatmu pergi.
Rasa yang ingin kuhindari namun kumiliki.
Aku sudah berusaha mengingkarinya.
Tapi ternyata semakin mengakar kuat.
Aku tak tahu harus bagaimana.
Semua pilihan serba salah.
Memilih untuk berpura-pura.
Atau merelakanmu untuk pergi.
Sementara sakit ini semakin menguat.
Dan aku tak bisa berbuat apa-apa.
Karena hanya ingin untuk memendam rasa ini.
Dan menikmatinya hanya dengan diriku sendiri.

oleh Dinda Dee
Sidoarjo

Kau Kini Sahabatku – oleh Annisavht

Hari demi hari …
Ku lalui dengan adanya dirimu
Namun kutau kita bukanlah sepasang kekasih

Tapi, kita pernah ada dalam ikatan itu
Kita pernah bersama, bercita-cita untuk masa depan kita
Walau kini semua hanya tersisa kenangan
Yang kufikir, telah kuhancurkan …

Aku tau …
Aku yang menyudahi perjalanan kita
Ku lenyapkan masa depan KITA, dalam sekejap
Aku memang pendusta!
Aku pengkhianat!

Aku sadar …
Aku bukan sosok yang bisa membuatmu selalu tersenyum
Tapi percayalah, aku akan selalu berusaha untuk itu
Aku akan selalu berusaha untuk membuatmu bahagia
Walau kini hanya ada AKU dan KAMU, ‘bukan’ KITA

Ku rasakan perbedaan yang amat terasa
Pada diriku dan yang pastinya pada dirimu …
Ketika ‘aku dan kamu’ bukan lagi satu,
Senyum lebih terlukis?
Tawa lebih tercipta?
Ini memang jalan terbaik untuk ‘aku dan kamu’ …

Pernahkah kau berfikir untuk aku dan kau kembali?
Terkadang aku terfikir …
Tapi aku sudah terlanjur dengan keadaan yang seperti sekarang
Keadaan yang menempatkanmu sebagai sahabatku
Bukan lebih dari itu

Tapi, sejujurnya aku takut kehilanganmu
Aku selalu takut untuk kehilanganmu
Kumohon, jangan pernah kau pergi dariku
Meski suatu saat nanti, aku, kau, atau aku dan kau …
Telah menjalani kehidupan baru masing-masing,
Atau bahkan dengan pasangan masing-masing,
Jangan pernah kau lupa denganku,
Ingatlah aku selalu …
Sahabatmu …
Sahabat yang juga takkan pernah melupakanmu

*Created by : Annisavht

http://www.facebook.com/annisa.rindubersatu

Anugerah Terindah – oleh Sutera Pena

Adakala jiwa ini meronta
Hati menjerit tanpa suara
Airmata menitis tanpa dipinta…
Makin ianya datang menghampiri
Makin bertambah sayu dihati
Makin hari berlalu pergi
Makin ku ingin waktu berhenti…
Susah payah dilalui bersama
Segala yang mendatang disambut rela
Tawa kita menjadi satu
Akrab ibarat isi dengan kuku…
Pertemuan yang tak disangka
Disulam kasih tanpa dipaksa
Dikasihi tanpa mengemis simpati
Menghargai dengan seikhlas hati…
Tiada kata seindah bahasa
Tiada ungkapan meluah rasa…
Mengenalimu tidak pernah ku pinta
Menjadi sebahagian dari hidupmu tak ku duga
Memiliki sahabat sepertimu anugerah tak terhingga…
buat dirimu anugerah terindahku
Biar apa orang berkata
Terima kasih untuk segala
Setiap waktu dan ketika
Banyak kenangan dicipta bersama
Hubunag ini kurniaan yang Esa
Izinkan ku jaga dan pelihara…

Puisi ini karya: Sutera Pena

Dia sahabat istimewa – oleh Erma Erpiana

Dia sahabatku,tempatku berbagi suka duka,canda dan tawa,tapi entah mengapa terasa ada yang berbeda belakangan ini,canda tawa yang dulu pernah ada,seketika hilang dan berganti diam,,,

aku bingung mengartikan setiap sikapmu disatu sisi kamu telah bersama dia tapi disisi lain kamu menempatkan aku begitu istimewa

Oleh: Erma Erpiana