Category Archives: Puisi Cinta

Kumpulan Puisi Cinta, puisi cintanya terbaru, terupdate, terbaik dan silahkan bagi yang ini berbagi puisi.

Detak Jantung Cinta – oleh Ayu Andini Utami

Pilu yang tersemayam dalam lautan cinta
Mengangkasa lewat udara rindu
Tak ada lamunan kata namun pasti
Keinginan yang sunyi menggerogoti jiwa hambar
Aku terdiam dalam detak jantungku
Yang membara sirna tanpa asap
Butiran intan kian meluap menolehkan basah di pipi
Mengguncangkan getar rasa abadi dalam sukma
Satu jawaban pembunga hati Adalah keyakinan tentang nya
Dia ada untuk ku di samping ku Continue reading

About these ads

Aku Mengenalmu Dengan Cinta – oleh Melinda Sita Bella

Waktu datang mempertemukan kita
Indah terasa hanyutkan sejuta lara
Langkah hati tuk ikrarkan janji
Dirimulah cinta yang kunanti
Aku dan kamu tertatih menuju dermaga keabadian
Namun kesetiaan darimu,itulah yang kuharapkan
Continue reading

Pertemuan Singkat – oleh Indira Dwi Wahyuni

Diawal kita bertemu…
Kau telah menjadi pusat perhatianku
Pada saat itu, aku melihat…sebuah senyum yang indah
Dan saat pertemuan pertama itu juga,
Kau telah memberiku semangat baru
Continue reading

Perjalanan cinta – oleh Refi Ardianto

Semenjak hari pertama kenalmu
Aku sungguh bisa menilaimu..
Setiap waktu dr itu..
Ku slalu merindumu..

Seiringan waktu bergulir
Bergulir pula cinta ini untukmu..
Bergulirnya cinta ini semakin jelas
Jika kau yang kucinta…
Continue reading

Ketika Rasamu menjadi rasaku – oleh Nicma Faneri

Tak ada yang sepertimu
Meski berkali ku mencoba
Menerima yang lain untuk hatiku
Namun tetap saja rinduku masih memanggil namamu..

Sampai kapankah ku begini
Terjebak dalam imaginasi pedih tentang dirimu
Dapatkah ku bisa lalui semua ini sendiri.
Continue reading

Cinta – oleh Dwi Utami

Cinta…..
Rasa yang tak bisa dsangka
datangnya
datang secara tiba-tiba
menghampiri tanpa diduga

saat awal di rasa
serasa melayang di angkasa
saat cinta mulai berdusta
hidup bagai tiada artinya
Continue reading

Janji Busuk – oleh Sri Astuti Aminah

Saat angin kemarau
Daun kering pun berjatuhan
Ku menangis di dalam kesunyian dan kepedihan
Saat aku memutuskan mu

Ku teringat masa kita
Tapi kau malah ingkar
Kau tanam benih cinta
Tapi kau siram dengan tuba
Continue reading