Category Archives: Puisi Harapan

Percayalah – oleh Sahdan Kalahari

(sebuah lirik lagu yang kutulis dan kunyanyikan untukmu)

Kasih ada kisah cinta
Dalam hatiku, untuk dirimu
Yang tak pernah akan hilang
Walau sekejap, akan tetap ada

Jangan pernah merasa sepi
Bila kau jauh dari sisiku
Continue reading

About these ads

Dengar Hatimu – oleh Diyah Anggraini

Ketika kata perpisahan tidak dapat terhindar
Diriku hanya tertegun mendengarkan tak bisa bibirku berucap untuk mencegahmu pergi
Aku hanya bisa tersenyum pedih meskipun air mataku tak dapat mengalir layaknya kepedihan

Rasa cinta kita begitu hebatnya namun sangatlah rapuh
Aku tidak akan pernah menyesali pertemuan ini
Saat takdir harus berbicara lain aku akan terima ini
Diriku sadar sekarang atau nanti untukku tak berbeda tetaplah akan terpisah
Continue reading

Bejana Cerita – oleh Uswah Hasna

Kami ini adalah satu dari sebagian yang terbuang
Secara halus mencoba mengurai makna dan isyarat
Rasa-rasanya Tuhan terlalu baik untuk memberikan pelajaran
Sedang diadu antara menjadi lebih baik atau sebaliknya

Kami ini adalah satu dari sebagian yang “terselamatkan”
Mengetahui letak nyala kami dalam gelap
Memahami dimana sebenarnya kami harus menatap tegak ke arah langit
Menggapai kesederhanaan dan keanggunan hidup
Memegang lentara yang tak kentara
Meski Tuhan memberi kejutan berharga di tiap “polahku”
Continue reading

Berteman bayangan – oleh Rahimatus Sania

Hampa karena apa dia tertera
Harapan pada siapa dia terpapar
Luka arena apa dia tersayat
Cerita,Apakah karena waktu yang berlalu?

Begitu terik mentari bersinar
Mengapa mereka mengharapkan hujan
sementara embun tiap pagi selalu menyapa lembut
tak adakah kepuasan..inikah sisi kehidupan?
Continue reading

Aku dan Aku – oleh Aditya Saputro

Aku berjalan tanpa kaki
Aku melihat tanpa mata
Aku mendengar tanpa telinga
Hati ku jadi penuntun ku
Jiwa ku jadi cahaya ku
Kalbu ku jadi pendengar ku
Continue reading

Hutanku – oleh Justika Verena Tampubolon

Wahai para manusia
Apakah engkau sadar
apa yang engkau lakukan
Terhadap hutan kami?

Engkau tebangi pohon
sesuka hatimu
Tanpa engkau memikirkan
apa risiko yang engkau lakukan
terhadap hutan kami
Continue reading

Cahaya? – oleh Rahimatus Sania

Ku mainkan permainan ilusi
mencoba meniadakan kesendirian
ku memmbuat teman dalam kesepian
meski kenyataan nya
saat ku sadar ini lebih menyakitkan
tak tahu ku harus pergi kemana
harus berjalan kemana
agar membuat harmoni ku indah Continue reading