Category Archives: Puisi Hati

Rasa Indah – oleh Cici Julianti

Perasaan apa yang kurasa
Berdetak detak hati tak menentu
Mungkinkah ku telah jatuh cinta
Apakah ku telah merasakannya

Kasih…
Cobalah mengerti tentang rasa ini
Tuhan…
Bantulah aku untuk mengatakannya
Continue reading

About these ads

Bingkai Kasih – oleh Wanda

kasih
biarkan aku menunggu
walau lelah aku mengalah
namun kau tak pernah mau mengerti

kasih
biarlah aku di sini sendiri menunggu dan menunggu hingga ajalku tiba
tetes air mata yang selalu ku curahkan
kian menjadi sia sia
kini aku merasa bahwa kesunyian kian membayangiku
Continue reading

Aku ingin Kembali – oleh Galuh Rahmawati

seringkali aku menangis tersedu hingga meringkuk di sudut kamarku
Melewati malam tanpa sedikitpun mampu untuk terlelap
Melewati hari tanpa sedikitpun makan
keadaan & kenyataan ini terlampau berat buatku
meski kutau semua ini adalah qadha & qadar dr Tuhanku
sungguh …
Ketidakmampuan ini membuatku malu
Malu pada diri & Tuhanku
Sadar betapa kurangnya keimananku
Aku ingin kembali Continue reading

Luahan Hati – oleh Andhikasatria

jika cinta kenapa harus ada dusta
jika rindu menerpa kmn kn kubawa
laksana sebuah kapal aku tlah kehilangn arah
Dan ibarat mau terbang sayap ini tlah lelah krana ulahmu

kini ht ini tlah beku bagai batu
kelembutan telah berubah jadi keegoisan
benih-benih cinta tlah berubah bara yg menyala
tumpukan mimmpi indah tlah sirna jadi kenangan semata
Continue reading

Kata – oleh Nur Sufi Anis

apa kau fikir dengan kata segalanya indah?
katakan aku rindu, adakah kau mengerti rasanya?
katakan aku cinta, adakah kau merasakan dalamnya?
katakan aku sayang, adakah kau mengerti bagaimana?
katakan aku kasih, adakah kau tahu hakikatnya?
katakan aku sakit, adakah kau faham peritnya?

andai kata adalah penyelesaiannya,
tak akan termati rasa bahagia.
andai kata adalah penyudahannya,
tak akan tersasar hubungan cinta.
andai kata adalah penyelamatnya,
tak akan tersiksa hati dan jiwa.
Continue reading

Hilang Inspirasi – oleh Gadis Larasati Perdana

Rasanya seperti ini:
Entah bagaimana,
Melodi ini begitu menyakiti

Nada-nada tanpa suara
Yang diberikan sunyi pada telinga
Memberiku makna,
Tersampaikan pada otakku di kepala
Tapi tidak dengan hati ini,
Ia tak merasa.
Ia tak tahu arah.
Continue reading

Warna – oleh Nabilla Aprillia

Putih…
Dimana hati terasa pedih
Oleh rasa yang mulai letih
Letih tuk menanti denting waktu yang lirih

Abu-abu…
Taukah kau saat ku sebut “shabu”?
Tak ada bedanya dengan bayangmu yang kelabu
Entah apabila kuhitung ada seribu
Inilah keinginan hatiku yang selalu menggebu
Hanya dapat ku sampaikan dalam kalbu
Continue reading