Category Archives: Puisi Hati

Kata – oleh Nur Sufi Anis

apa kau fikir dengan kata segalanya indah?
katakan aku rindu, adakah kau mengerti rasanya?
katakan aku cinta, adakah kau merasakan dalamnya?
katakan aku sayang, adakah kau mengerti bagaimana?
katakan aku kasih, adakah kau tahu hakikatnya?
katakan aku sakit, adakah kau faham peritnya?

andai kata adalah penyelesaiannya,
tak akan termati rasa bahagia.
andai kata adalah penyudahannya,
tak akan tersasar hubungan cinta.
andai kata adalah penyelamatnya,
tak akan tersiksa hati dan jiwa.
Continue reading

About these ads

Hilang Inspirasi – oleh Gadis Larasati Perdana

Rasanya seperti ini:
Entah bagaimana,
Melodi ini begitu menyakiti

Nada-nada tanpa suara
Yang diberikan sunyi pada telinga
Memberiku makna,
Tersampaikan pada otakku di kepala
Tapi tidak dengan hati ini,
Ia tak merasa.
Ia tak tahu arah.
Continue reading

Warna – oleh Nabilla Aprillia

Putih…
Dimana hati terasa pedih
Oleh rasa yang mulai letih
Letih tuk menanti denting waktu yang lirih

Abu-abu…
Taukah kau saat ku sebut “shabu”?
Tak ada bedanya dengan bayangmu yang kelabu
Entah apabila kuhitung ada seribu
Inilah keinginan hatiku yang selalu menggebu
Hanya dapat ku sampaikan dalam kalbu
Continue reading

Luka Cinta – oleh Diyah Anggraini

Kala rasa indah dan kagumku hadir
Getaran jantung yang unik mengusikku
Tatapan matanya tidak dapat ku tangkis
Tutur katanya bagaikan simponi lagu yang merobek jantungku

Semuanya terlalu indah
buatku
Hari hariku dipenuhi
bayanganmu yang
mengagumkan
Continue reading

Cerminku – oleh Nicma Faneri

Malam ini begitu dingin. Sedingin kutub utara.
Pena di tangan kembali bercerita. Ku ungkap isi hati yang lara. Karena dia masalalu cermin terbaik dalam hidupku,
Banyak cobaan yg datang mndekat.
Namun ku masih bertahan bersembunyi d balik awan putih yg terus melindungiku….
Sekalipun terkadang awan putih tersingkir oleh kabut hitam. Ku biarkan segalanya mengalir seperti air. Aku tidak memaksa kehendak hati untuk melupakan apa yang sulit ku lupakan. Ku biarkan ia tetap ada. Sekalipun menjadikan kepedihan yang berlangsung lama. Tetap ku jalani hidup ini bersama doa. Ku yakin cahaya itu akan senantiasa menerangi langkahku.
Continue reading

Embun Hati – oleh Sri Wahyuni

Seperti embun yang berikan kesejukan.
Menjemputku dari pekat menuju terang.
Manjakan bola mataku saat ku tatap.
Setelah terpejam dalam gelap.

Continue reading

Sinar yang Redup – oleh Devi Bella Efendi

Tuhan… Sampai kapan aku harus hidup dalam bayangannya.?
Aku ingin keluar dari kegelapan yang menyelimutiku…
Tuhan… Kirimkan aku bintangMu
Agar aku bisa lepas dari penjara hatinya

Kirimkan aku Malaikat Mu
Tuk menyinari langkahku
Agar hatiku tenang jalani hidup ini..
Agar ada cahaya yang menghampiriku
Continue reading