Category Archives: Puisi Ibu

Kumpulan puisi tentang ibu atau puisi ibu terbaru dan terbaik yang dikirim oleh sahabat puisi.

Kasih Hatiku – oleh Rohmawati

Kasih Hatiku
Kian hari kian ku ingat
Masa waktu bersamanya
Semakin ku jauh darinya
Semakin kuat rasa
Tuk selalu ingin bersamanya
Aku tak mengerti akan semua
Bagiku……… Continue reading

About these ads

Ibuku Pahlawanku – oleh Yakobus Marko

Ibu, engkau adalah pahlawan
Dalam hidup ku
Engkau mengorbankan segalanya
Hanya untuk ku

Betapa besar pengorbanan
Yang engkau berikan untuk ku
Engkau mengandung ku
Dan senantiasa memelihara ku
Continue reading

Puisi Ibu – oleh Vera Silviani

Ibu
Maafkan aku ibu
Maafkan aku
Aku tau pasti engkau kecewa
Aku tau pasti engkau sedih

Ibu…
Maaf kan lah aku
Bukan aku tak ingin melihatmu tersenyum
Bukan juga aku ingin mengecewakanmu

Ibu…
Ini bukan keputusanku
Ini bukan yang aku mau
Jika aku boleh meminta tentu aku lebih ingin melihatmu tersenyum ingin melihatmu bahagia

Puisi Ibu – oleh Vera Silviani
purwokerto

Maafkan Aku Ibu – oleh Risna Ika Muliana Ali

Saat tetesan air mata ku jatuh
saat aku seperti seorang pecundang
tak mampu menghadapi ganas ombak kehidupan
engkau selalu menguatkan ku ibu..

Saat secerca cacian datang menghampiri ku,
saat hinaan menghiasi telinga ku
engkau selalu ada untuk ku ibu..
Continue reading

Kau Puisiku – oleh Dewi Wahidatul Faiza

tak cukup kata tuk lukiskanmu
lukiskan betapa teduhnya wajahmu
kau terlalu indah
jika harus terlukis dalam kanvas
tapi aku ingin semua orang tahu
kuingin mereka tahu hasil karyaku
melukismu di dada langit
supaya mereka percaya
aku mempunyai sosok malaikat Continue reading

Terima kasih ibu – oleh Oktaviona

ibu….
betapa tegarnya dirimu
menjagaku hingga seperti ini
9 bulan 10 hari aq berada d kandungan mu
dengan berbadan kau masih sanggup menahan beban
hingga sekarang
kau msh tetap menjagaku
jikalau Ku sakit kau memberikan Ku perawatan yg sangat optimal
Continue reading

Tangan malaikatku (ibu) – oleh Ismayanti

Tangan itu
Tangan yang menyentuh tubuh ku
Tangan yang mengangkat ku dari kesunyian
Tangan yang memberikan kehangatan untuk ku

Tangan itu
Tangan yang dulunya selembut sutra kini mulai keriput
Tangan yang hanya bisa aku rasakan kelembutan dan ketulusannya
Tangan yang bisa membuat ku tertidur lelap
Continue reading