Category Archives: Puisi Ibu

Kumpulan puisi tentang ibu atau puisi ibu terbaru dan terbaik yang dikirim oleh sahabat puisi.

Bunda – oleh Annisa Zahra

Beribu daun berguguran . .
Terlihat sudah bunga melayu . .
Kelopaknya kini mulai menguning . . .
Dan batangnya yang kekar kini terlihat tumbang . .

Bunda . . .
Terlihat jelas di mata ku ,,
Raut wajah mu yang tampak keriput . .
Tubuh mu yang dahulu kekar ,,
Kini juga terlihat lemah . . .
Continue reading

Kado Terakhir – oleh Kusnun Lukmanto

senyum itu telah berlalu…
tepat 21 tahun, dihari yang aku tunggu
kau bangunkan tidur lelapku
dengan lambaian tangan semu

tak nampak jelas raut wajahmu
tertutup putihnya aura sutra baru
halus nan lembut, bersinar tanpa debu
di surau terakhir tanda berlalu
ku kejar namun tak mampu…
Continue reading

Kenanganmu Ibu – oleh Tri Indah Yuliani

Kubangga atas apa yang telah ku dapatkan
Tapi kenapa terasa ada yang kurang
Lalu apa? Kubertanya pada diriku
Lalu kucari itu apa

Kuberjalan langsung ku berhenti di suatu foto
Langsung disana aku terdiam teringat ibuku
Ibu yang mengandung dan selalu memberi semangat
Sekarang ia tidak disini
Continue reading

Ibu – oleh Ulandari

Ibu…
Kau adalah perisai hidupku…
Setiap hembusan nafas mu
setiap denyut jantungmu
setiap tetesan keringatmu
setiap derai air mata mu dalam do’amu..
Continue reading

Keinginanku kepada bunda – oleh Nadia Ayu

bunda….
semasa kecilku kau pergi untuk bekerja…
kujauh dari dirimu…..
rasa kangen pasti ada…
tapi kupendam sampai kau pulang…

balutan kasih kau berikan…
sejumlah harapan kau tunjukkan…
cinta kasihmu yang aku inginkan…
Continue reading

Hari ibu – oleh Nurul Arofah

Disaat aku dikandungan, dibelai kasih sayang
Disaat aku dilahirkan, selalu dalam pelukan

oh ibuku…
Kau tak pernah lelah tuk mengais rezeki
Kau begitu tegar dan tabah
Musim ke musim selalu kau Terjangi demi anak-anak
Supaya jadi orang sukses
Continue reading

Sajak Untuk Bunda – oleh Risang Raditya A

Kalau bukan doa dari bunda,
Perahuku mungkin tak sampai ke pelabuhan
Sebab di dalam katanya terselip sebuah harapan
Agar manakala badai itu menghadang,
Perahuku tetap tenang selama perjalanan

Continue reading