Category Archives: Puisi Kangen

Pertemuan – oleh Muhammad Chaidir

Di penghujung sepertiga malam kusebut ini penantian.
Lama waktu beputar buatku hampir lelah, namun hati kuat.
Biarkan…!
Biarkan angin yang lebih dulu hadir tanpamu di sini.
Biarkan gerimis lebih dulu membasahiku di sini.
Biarkan malam menggelapiku di sini, hingga pagi tiba biarkan mentari yang lebih dulu menghangatkanku di sini.
Kusebut ini rindu.
Yang kusesalkan mengapa harus ada yang pergi?
Bukankah Tuhan tahu itu perih?
Apalagi dia.
Dia itu yang kunanti.
Dia itu yang kurindukan.
Mengapa tak kunjung datang? Continue reading

About these ads

Kota Impian Ku – oleh Agnes Elida Sitorus

Di malam yang indah
Di bawah bintang
Yang berkilauan
Aku duduk merenung

Apakah aku bisa
Nanti nya
Ke Kota itu
Aku tidak tau
Jawabannya apa
Continue reading

Saat Dia Harus Pergi – oleh Riska Yunita

Saat semua telah terjadi
Dan tidak akan terulang kembali Saat bersama mu
Ia pergi bersama tiupan angin
Senja bernyanyi saat awan sedang menangis

Saat aku rindu
Aku hanya bisa ingat wajah mu
Merdu nya suara mu
Yang mengingat ku tentang Cinta
Continue reading

Kerinduan – oleh Tri Eka Wira

Sesaat bayanganmu datang menghampiriku
Mengusik ketenangan yang telah lama kusimpan
Yang telah kupendam semenjak kepergianmu
Aaaa …….. ternyata menyimpan dan memendam
Suatu hal yang tak mudah
Yang telah kubungkus dan tertutup rapi
Mulai memberontak ……… Continue reading

Sajak untukmu – oleh Indah Widyawati

Tatkala cahya fajar merekah
Kau suguhkan aku dengan dekapan belaianmu
Menepis cucuran keringat di dahiku
Menuai pena kenangan indah tempo dulu

Karna kini…
Tatkala senja menerpa
Hatiku gundah dan gelisah
Langkahku menjauh entah kemana

Kemanakah aku harus singgah??
Jika hatiku masih terukir namamu
Kemanakah aku harus pergi??
Jika kau tak kembali lagi

Mungkin hanya kicauan burung yang mengarungi nafasku
Menyampaikan sajak rinduku padamu
Pada kekasih putih biru
Cinta pertama bagiku

Sajak untukmu – oleh Indah Widyawati
Pasuruan

I Miss Someone – oleh RifQy Meidino Budiawaty

suatu malam aku berdiri aku mengingat mu,
harapan dan mimpi kita menjatuhkan air mataku..
ketika aku menyadari kamu pergi begitu cepat
kamu tahu?aku gabisa sempurna
Aku terjatuh tanpamu.. kamu mebuatku seperti aku tidak bisa berdiri..
kamu membuatku seperti aku tidak bisa hidup tanpamu aku tdk bisa memegang tanganmu..
jadi tolong jgn buat aku terjatuh..
aku mencoba menjadi lebih kuat saat aku mengingat semua ttgmu..
setiap waktu,setiap hari aku merasakannya
aku berfikir tidak akan bisa melihatmu lagi..
aku tahu aku tidak bisa kuat saat aku mencoba melupakanmu..
oh tidak, aku merindukanmu aku perlu kamu jadi tolong jgn buat aku merasakan seperti itu..
aku menyimpan kamu dihatiku..
aku rindu senyummu aku rindu wajahmu.
aku perlu kamu disini aku perlu harapanmu
disetiap malam disetiap hari seperti aku inginkan mu
aku rindu suaramu aku rindu tawamu
aku perlu kamu disini aku perlu harapanmu
disetiap malam disetiap hariku adalah kamu
kamu tahu?kamu adalah segalanyaa…

I Miss Someone – oleh RifQy Meidino Budiawaty
Bogor

Teruntuk Kekasihku – oleh Althaf Vadharo

Teruntuk tulang rusukku yang Ku rindu
Tulisan ku adalah tulisan isi hati
Ku kirimkan untukmu yang selalu bergejolak dalam diri
Lama tidak bertemu buat diri ini rindu setengah mati

Berharap jumpa dengan-mu wahai belahan dari diri
Menatap bulan ku rindu senyum indah-mu
Melihat bintang ku teringt canda dan tawa-mu
Sepi diri bukanlah sepi hati
Karna cinta-mu selalu sinari hati ini

Ketika ku pandang langit wajahmu terbayang tutupi bintang
Dengan hati penuh kesetiaan, kuharap engkau datang
Datang tuk temani hari-hari indah bersamamu
Lambaikan tangan harapkan hangat kasih-mu
Engkau yang di sana jagalah cinta suci kita

Karena tujuan sudah ada di depan mata
Ku berdo’a untukmu yang di sana
Dan kuharap balasan surat cinta akan kerinduan yang terpendam
Yang selalu merindukan mu
Tulang Rusuk yang tak sempurna

Teruntuk Kekasihku – oleh Althaf Vadharo
Jakarta
Puisi Kangen