Hidupku – oleh Rifki Wisnu

Kusambut pagi ini dengan ceria Walau serasa hari ini tak kan pernah ada Tapi kucoba mencari makna Dari maksud ini semua Mulai kutulis kehidupanku di atas kertas Dan berfikir apa yang pantas Pantas untuk dibanggakan Dan pantas untuk diperjuangkan Tinta yang keluar dari dalam pena Seolah dia tahu apa yang kurasa Rasanya ingin Kuubah semua…

About these ads

Hitungan kesedihan – oleh Rahimatus Sania

ku ulurkan tangan kelangit luas hampa terasa segala t’lah kandas tidakah kau pernah berpikir aku pun ingin bahagia? bersemi diantara ada dan tiada bermimpi namun dihancurkan dengan beribu ilusi Apa ini yang nama nya Mengejar impian? Tidak… karena aku hanya lari dari takdir.. lari dari kenyataan Ku di sini menghitung seberapa banyak kenangan Ku di…

Mimpi sampai disini – oleh Rahimatus Sania

Ku terdiam dalam enyahan gemuruh hujan Menerka-nerka apa yang akan terjadi selanjutnya melihat orang-orang berjalan didunia yang cepat ah..dapatkah aku berbaur? Ku tatap lagi pergantian waktu berharap dapat cari yang baru tapi mimpi ku hanya jatuh dan dihancurkan tapi harap ku hanya dibunuh dan dimatikan ku mulai menulis berbincang dengan pena membimbing hati yang mulai…

Apalah Arti Diri Ini – oleh Vidya Suci Karuniawati

Layaknya setangkai bunga yang layu Yang lemah, tak kokoh dan tak menarik Orang pun pasti enggan tuk melirik Selalu meratapi nasibnya sendiri Yang layu tentu tahu diri Yang layu tentu tak percaya diri Yang layu tentu hanya diam Yang layu tentu tak dianggap Bagaikan riuhnya angin Angin yang berhembus dikeramaian Tak nyata namun hanya bisa…

Pejamkan Mata – oleh Rahimatus Sania

Ku pejamkan mata kuatkan impian Cahaya berlian datang membawa beribu harapan Gemerlap indah kehidupan memang memukau Tapi Sinaran negri impian Lebih dari memukau Hidup untuk berangan Hidup untuk bertahan Beribu resiko telah menjadi mainan Terkadang akhirnya aku hanya dapat merunduk tak tahan melihat kenyataan nya Berliku bintang membisu rembulan perak ku jatuh dan pergi sendirian,……

Lari dari Kenyataan – oleh Rahimatus Sania

Ku tatap impian yang pergi menjauh kalian pergi… Perapian rindu semakin membara membakar hati dalam kesepian malam kilatan itu.. aku masih ingat mereka menyadarkan ku dan membuat ku menghadapi kenyataan padahal saat itu aku tengah mimpi indah ku bekukan harapan hancurkan angan menipiskan perasaan Resah ku dalam gelisah hanya bincang-bincang kasar sang pena yang terdengar…

Tangisku Dalam Sepi – oleh RR.Nur Airisa

Dalam sepi aku menangis Dalam derita aku diam Dan hanya bisa menjerit dalam diam menangis pun tanpa air mata Mungkinkah derita ini akan kubawa sampai mati Aku merasa kesepian bagai tiada teman Diriku bagai burung dalam sangkarnya Wahai tuhan begitu sakit yang ku rasakan Begitu perih batin ini menjalani hidup Yang begitu pahit Tuhan… Jangan…