Category Archives: Puisi Penantian

Disini adalah tempat berbagi serta Kumpulan Puisi Penantian terbaik yang dikirim oleh sahabat puisi Di Indonesia.

Lelah Hati – oleh Lutfi Risnanda

lelah hati kian berduri
keringat membasahi disetiap usaha
kaki nan kecil berlari
berirama dengan lelah hati

jalan makin panjang membentang
dirimu kian menjauh melalui setiap kenangan
keringat semakin menetes
tapi aku tetap ingin melihat si manis
Continue reading

About these ads

Pujian seorang bangsawan – oleh Igor Gadira

Seperti bunga bakung diantara duri-duri
Demikianlah manisku diantara gadis-gadis

Seperti pohon apel diantara pohon-pohon dihutan
Demikianlah kekasihku diantara teruna-teruna

Dibawah naungannya aku ingin duduk
Buahnya manis bagi langit-langitku
Continue reading

Kutitip Salam di Lembayung Senja – oleh Irfan S.P.

Kutitip salam di lembayung senja.
Lewat dedaunan kutiupkan kesana.
Penyambung rasa, di pinggiran kota.

Biar wajah berpaling dusta,
lembayung senja begitu apa adanya.
Walau bayangnya tak tampak pula,
lewat bisikan udara kau kan merasa.
Continue reading

Ketuk Hatiku – oleh Rinjani

sampai saat ini, kegundahan ini masih kusimpan
masih juga hal perkuliahan yang ku prioritaskan
masih juga kau tak mengetuk hatiku
masih juga kau terdiam dan membiarkan ku bungkam
bungkam menatap masa depan
memikirkan tentang pilihan yang tak imbang
sampai sekarang kau tak mengetukku Continue reading

Aku Menyerah Sampai Disini – oleh Hasri Humaera

Tersadar dari lamunan panjangku yang tiada arti
lamunan panjang yang hanya habiskan waktuku
dan kini mungkin saatnya harus kusadari semua
tentang tingkahku yang konyol untuk berharap kan bersamanya
menunggu kabar yang tiada kepastian…
Aku memang pernah mencoba tuk slalu bersabar
sabar terima kenyataan kisah cinta yang ku alami
namun kini aku sudah cukup mengerti tentang smunya
tentang crita cinta yang kau punya
ternya aku tak pernah ada di dalamnya Continue reading

Bagaikan punguk merindukan bulan – oleh Ridwan Sopwan

Tangisan jiwa ini telah hilang
Meninggalkan sebuah perasaan
Tapi hati ini selalu menunggu,
Menunggu kehadiran mu

Apa yang harus aku lakukan?
Apa aku harus terus bersabar?
Jiwa ini akan terus menunggu,
Walau aku harus mati esok hari…
Continue reading

Derita Penantian – oleh Miftachul Jannah

Bangku reyot yang telah lapuk
Semak belukar bergelayut riang
Menjalar diseluruh pekarangan tubuhku
Hingga tiada yang ingin menyapaku

Rintihan suara tangis yang telah lama membisu
Seakan sembuh luka yang telah tergores
Tapi lagi kau ukirkan duri di dalam hatiku
Sakit, semuanya sakit

Continue reading