Category Archives: Puisi perjuangan

Bukan titik – oleh Dessy Setiawaty

dan aku..
Jangan pandangi aku seperti itu, aku tak demikian adanya..
Bukan aku, karena aku tak sekuat yang Engkau takdirkan..
Karena aku tak sedewasa yang mereka ucap..
Tuhan.. Maap, meskipun ini bukan titik lelahku.. Jangan biarkan tatap-tatap itu menghakimi ku, buah bibir itu memaksa untuk ku telan bulat bulat.. Aku mohon kan ini, dalam do’a aku tak mampu rangkaikan kata dan bahasa indah… Continue reading

About these ads

Motivasiku – oleh Aay Nur Ayanah

Ibarat menyabut rumput di padang rumput…
ada kala nya sesuatu yang geli seperti ulat
Ada kala yang menakutkan seperti ular
kita temui membuat ingin menyerah dan tidak ingin lagi untuk mencabut
Namun….
Tidakkah kita berfikir kita sudah setengah jalan?
Tidakkah kita berfikir banyak orang di luar sana yang berhasil mengalahkan singa di padang pasir..?
Renungkanlah…. Continue reading

Musik Berat Sebelah – oleh Citra Lesmana Ady Wibowo

Tempo pelan kisaran 8 bit mengalun
Gebukan drum santai menghiasi
Chord chord dasar simple mengiringi
Lirik lirik cengeng mengisi alunan musik
Alunan ringan membelai telinga
Telinga telinga masyarakat yang tak terbuka akan musik
Musik berkarakter penuh harmoni
Harmoni akan nada yang keluar sang maestro
Wahai kau metal…. Continue reading

Pahlawan Devisa – oleh Nurul Andiyah

sang surya mulai menampakkan wajah
raja siang tak pernah lalai dalam bertugas
burung camar mengibas-ngibaskan sayap
menghinggapi ranting kering menjatuhkan beberapa bulunya

riuh ramai tak terkendali menyibak keheningan pagi
lalu lalang kendaraan sejenak menghentikan hembusan angin
usai sudah ku nikmati secangkir teh nan hangat
secercah harap telah menunggu
Continue reading

Jasa mereka – oleh Andiyani Salma

Saat mata ini melihat kenyataan
Kenyatan pahit ini
Seribu panah menghujam jantungku
Indonesia tak lagi seperti dulu
Demo,korupsi kejahatan merjalela
tak tau apa tujuannya
Hanya saja pertanyaan

Ilusi,impian,khayalan yang selalu ada padaku
Hanya ingin negaraku merdeka
Sekarang senandungn ibu pertiwi
Tiada lagi rayuan pohon kelapa
Continue reading

Secarik Kertas – oleh Al Ayubi

ku tuliskan sebuah makna kata yang terlintas di jiwa,
segenap hatiku luluh lanta karena irama,
menggertak mnyiul bagaikan garam dan gula,
rasa yang bisa menyatu tetapi berlawanan jauh,
sebaik jauh lepas menghalang,
menjauh pergi tiada yang tau,
hilang bergeming di antara lautan biru,
secarik kertas ku luapkan dalam seluruh benak dahaga,
menjalani arti.

Continue reading

Sekotak kota – oleh Nendri

Sebab hanya ini yang kupunya..
Sekotak kota dan peradabannya..
Dimana lariku menuju sudutnya..
Dan kembaliku menuju sudut yang lainnya..
Siapa itu lelah…? Siapa itu menyerah…??
Continue reading