Category Archives: Puisi perjuangan

Musik Berat Sebelah – oleh Citra Lesmana Ady Wibowo

Tempo pelan kisaran 8 bit mengalun
Gebukan drum santai menghiasi
Chord chord dasar simple mengiringi
Lirik lirik cengeng mengisi alunan musik
Alunan ringan membelai telinga
Telinga telinga masyarakat yang tak terbuka akan musik
Musik berkarakter penuh harmoni
Harmoni akan nada yang keluar sang maestro
Wahai kau metal…. Continue reading

About these ads

Pahlawan Devisa – oleh Nurul Andiyah

sang surya mulai menampakkan wajah
raja siang tak pernah lalai dalam bertugas
burung camar mengibas-ngibaskan sayap
menghinggapi ranting kering menjatuhkan beberapa bulunya

riuh ramai tak terkendali menyibak keheningan pagi
lalu lalang kendaraan sejenak menghentikan hembusan angin
usai sudah ku nikmati secangkir teh nan hangat
secercah harap telah menunggu
Continue reading

Jasa mereka – oleh Andiyani Salma

Saat mata ini melihat kenyataan
Kenyatan pahit ini
Seribu panah menghujam jantungku
Indonesia tak lagi seperti dulu
Demo,korupsi kejahatan merjalela
tak tau apa tujuannya
Hanya saja pertanyaan

Ilusi,impian,khayalan yang selalu ada padaku
Hanya ingin negaraku merdeka
Sekarang senandungn ibu pertiwi
Tiada lagi rayuan pohon kelapa
Continue reading

Secarik Kertas – oleh Al Ayubi

ku tuliskan sebuah makna kata yang terlintas di jiwa,
segenap hatiku luluh lanta karena irama,
menggertak mnyiul bagaikan garam dan gula,
rasa yang bisa menyatu tetapi berlawanan jauh,
sebaik jauh lepas menghalang,
menjauh pergi tiada yang tau,
hilang bergeming di antara lautan biru,
secarik kertas ku luapkan dalam seluruh benak dahaga,
menjalani arti.

Continue reading

Sekotak kota – oleh Nendri

Sebab hanya ini yang kupunya..
Sekotak kota dan peradabannya..
Dimana lariku menuju sudutnya..
Dan kembaliku menuju sudut yang lainnya..
Siapa itu lelah…? Siapa itu menyerah…??
Continue reading

Darah di Tanah Indonesia – oleh Putri Nur Azizah

Kami awali kehidupan
Dengan darah di sekujur tubuh
Dengan tangisan
Namun hangat dalam pelukan

Hingga kami melanjutkan dengan mainan
Suara rengekan yang keluar dari mulut kami
Juga rasa ingin tau yang meluap
Continue reading

Ku Arungi Hidupku – oleh Rifa Annisa

Secercah cahaya
Sinar mentari nan lembut menerpa tubuhku
Benakku membawa sebuah pertanyaan
Tanda tanya besar soal hidup

Tumbuh bersama kisahku
Hidup membuatku berfikir
Melewati masalah yan terasa pahit
Tapi…. dengan cara itulah ku menjadi dewasa

Angin yang berhembus
Ilusi yang berarakan diangkasa
Menciptakan relief-relief mimpi
Membuatku tersadar

Hidup atas tujuan dan mimpiku
Mengarungi samudra peluang
Yang luas dan dalam
Sukar namun hasilnya tak bisa dibohongi

Melewati takdir
Ku syukuri anugrah tuhan
Mengarungi hidup
Berlayar diatas perahu harapan

Berusaha tuk menjadi yang terbaik
Hidup hanya sekali
Dan tak kan terulang lagi
Bersama caaya kutempuh jalan hidupku

Ku Arungi Hidupku – oleh Rifa Annisa
Majalengka