Category Archives: Puisi Pesan

Lidah tak bertulang – oleh Siti Rukmana

Hati-hati dengan hati tak berbicara
Katakan buruk senyawa menyala
Garis pinggir tajam menjelma
Garis tengah membakar iga
Lidah sengketa minyak tanah
Sekali berucap salah bisa menyala
Baik-baiklah dalam bersaudara
Semakin tua kau dipuja Continue reading

About these ads

Boleh Nyindir Asal Sopan – oleh Nursyah Putra Sungkono

Kata-kata polesan jadi ramuan
Aib orang jadi santapan
Gendut badan,
Tak tambun pemikiran

Sindiran tingkatan jendral,
Sedang dirancang
Siap ditebarkan,
Menanti aba-aba dari sang tuan
Continue reading

Tumbuhan – oleh Novia Marviani

Angin berhembus meniup pepohonan
Cahaya yang terang menghiasi pemandangan
Bagaikan oksigen yang di perlukan
Kau begitu elok wahai tumbuhan
Sehelai daun darimu amatlah berharga
Bagi indahnya hidup manusia
Kau hiasi alam ini
Dengan hijaunya daunmu Continue reading

Kisah Hati – oleh Supriyanto

saat kumelihat ke belakang
melihat masalaluku
yang kudapat hanya bayangmu
yang dulu sempat singgah di hatiku

kini ku coba terus berjalan
menikmati apa yang telah tuhan berikan
namun,seiring jalan yang ku lewati
tak pernah hati ini ada yang menemani
Continue reading

Mimpi Ramang, Saelan, dan Nobon – oleh Sahdan Kalahari

Kecil berarti,
Demi harga diri dan martabat negeri
Membawa sebongkah mimpi
Di medan arena

Membawa harapan negeri
Tuk disegani, dihormati di kancah dunia

Mimpi ramang, saelan dan nobon
Membawa nama negeriku
Di singgasana tertinggi medan arena
Continue reading

Tumbuhan – oleh Justika Verena Tampubolon

Tumbuhan
Engkau sangat bermanfaat
Bagi makhluk hidup yang ada di bumi
Engkau dapat menghasikan oksigen
Yang bermanfaat bagi makhluk hidup

Tumbuhan
Engkau dapat menghasikan buah
Yang dapat kami makan
Tanpamu kami tidak akan hidup
Continue reading

Surat Kecil Untuk Kekasihku Disana – oleh Muhammad Burhanuddin Azzuhro

Ya….Aq menulis ini untukmu,
yang entah siapa, dan ada dimana saat ini, Ketahuilah, jika aq selalu berusaha menemukanmu secepatnya………
Saat ini mungkin aq bukan siapa-siapa, sehingga aq belum bisa menjanjikan apa-apa untukmu…..
Namun,,,,,
Kelak suatu saat nanti ketika kita bertemu aq akan menjadi sesuatu yang mungkin bisa memenuhi kehidupanmu……
Seperti itulah harapanku……
Aq sedang berusaha saat ini, mungkin disadari dulu kita sering berpapasan dijalan atau mungkin juga kita pernah saling tatap disebuah tempat, Namun……
Mungkin waktu itu takdir belum mengizinkan aq untuk mengenalmu……
Tapi percayalah….. Aq pasti akan menemukan cara untuk mengenalmu…..
Aq ingin kamu tau,,, jika aq selalu menghabiskan malam dengan menerka-nerka wajahmu, senyum mu, dan tatapanmu…..
Aq sering tersenyum sendiri ketika memikirkanmu….
Aq tau kamu pasti gadis yang sangat menyenangkan….
Kamu gak perlu takut ketika nanti kita bertemu, Percayalah aq gak mengharapkan kesempurnaanmu…..
Karna akupun tidak sempurna, Tapi paling tidak ketidak sempurnaan kita jika digabungkan akan menjadi sempurna….
Kamu tau…..??? Continue reading