Category Archives: Puisi Rindu

Rindu – oleh Yuda Putra

malam datang menghampiri
tapi apalah daya ku tak mampu melewati malam tampamu
ku rindu dengan mu
kurindu canda dan tawa mu
tapi semua sirna setelah kau tingalkan ku sendiri
kamu tak perna tau aku selalu merindukan mu
malam demi malam ku lalui dengan harapan dapat
bertemu dengan mu
tapi Continue reading

About these ads

Belenggu – oleh Dewi Wahidatul Faiza

Ku kirim lewat angin..
Agar rindu ini sampai padamu
Ku kirim lewat air
agar cinta ini mengalir
berhenti tepat di muara hatimu
Berharap agar rasa ini
tetap indah
namun hujan menghapus segalanya
Jarak yang membelenggu
menjadi saksi bisu
atas ukiran rindu ini… Continue reading

Hanya Rindu – oleh Abd Rosyid

kenangan tinggalah sebuah cerita
cinta yang hilang kian menyiksa
cinta yang penuh cita terkubur dalam tanah
tiada saksi yang bisa bercerita
hanya ada bukti foto yg mengundang setetes air mata
cinta q yang dulu pernah hadir dalam diriku
kini tak lagi bersama ku
cita yang pernah ada putus dg coretan tinta hitam bukan di tandai dg tanda tanya ataupun koma
dimanakah cinta itu berada
rindu yang selamanya tumbu
terasa makan empedu Continue reading

Rinduku Sejauh Bulan – oleh Nita

Malam telah datang..
bintang telah bersinar..
bulan pun tersenyum dengan air matanya..
kunang2 hanya menari-nari..
mereka tau ku menangis.
.menangis,dalam istana kenangan..
dan ku merindukan kau..
engkau yang selalu tersenyum..
engkau yang selalu membuat kenangan..
kenangan pun kini telah sirna..
sirna,setelah engkau tiada..
dan engkau tinggalkan ku dalam kerinduan..
RIndu..
Rinduku sejauh bulan..
dan tak mungkin tergapai.. ;)

Rinduku Sejauh Bulan – oleh Nita
Purwokerto

Menjelang 1 tahun

Smpai lupa gimana rasanya..
Di perhatiin..
Ditelpon lagi apa?
Udah belajar belom?

Lupa dielus elus kepala..
Lupa cara bercerita..
Mungkin udah lama ya memendan sebukit cerita..
Begitulah perjalanan ku..
Continue reading

Mutiara Tasbih – oleh Miftachul Jannah

Seperti biasa, rindu ini selalu bergelayut
Meronta-ronta mengacau penghuni jiwa
Hingga batin terkoyak
Dengan amukan rindu yang semakin menjadi

Peluh yang sebesar biji jagung
Hingga harus menetes keluar dari dalam tubuh
Mengeluarkan luapan api rindu
Yang selama ini menjadi problema
Continue reading

Pupu – oleh Irtsi Kamilah

Lagi dan lagi
Rasa bersalah itu kian mengusikku
tentang rasa cidera
saat kau bersamaku..
Pupu..
Ah nama itu begitu lekat dalam jiwa fikirku..
Aku sangat menyayanginya
sebagai salah satu nafas kecil titipan-Nya
Aku rindu ..
Continue reading