Category Archives: Puisi Persahabatan

Siapa Kawan Siapa Lawan? – oleh Sofia Naznim

Siapa kawan siapa lawan? Berdepan muka cantik,
berbelakang maruah kita dia carik. Tak apa.
Kau buat aku hari ini, esok lusa kau bayar ganti rugi berguni.
Kekadang kawan yang kita rasa benar itu hambar, yang bukan itu mengelokkan.
Sesama bangsa, sesama agama itu yang berdengki.
Kita kan sesama insan bersama mencipta takdir murni.
Tidak perlu kau maki sampai berdaki. Continue reading

Sandaran Untuk Sahabat – oleh Riska Purwanti

Ketika embun pagi membasahi dedaunan
Bunga-bunga yang menari gembira di pagi hari
Matahari yang memancarkan sinar indahnya
Seakan hari itu tak ada yang berbeda
Ketika aku berjalan tiba-tiba ku terhenti
Ditengah-tengah jalan tersebut
Ku melihat ada sebuah cahaya redup diujung jalan
Ku coba mendekati cahaya redup itu Continue reading

Hadiah Terindah – oleh Cici Julianti

Tuhan…
Kau Maha Adil
Kau Maha Penyayang
Dan Kau Maha Segalanya

Nikmatmu tak terbatas untukku
Cintamu begitu besar padaku
Kau memberikan segala yang ku mau
Terimakasih padamu oh.. Tuhanku
Continue reading

Ingat aku dalam kebencian – oleh Novia Sari

Aku menghilang di balik kabut pekat
Berjalan sampai tak terlihat lagi
Aku menutup semua pintu
Bahagia dalam sunyi

Aku menatap di balik jendela
melihat semua dengan jelas
ada kalian di sana, aku rindu
namun aku tetahan di sini
Continue reading

Sahabat – oleh Salwa

Sahabat itu seperti satu keluarga
Ada mama tang mengajarkan satu sama lain
Ada juga papa yang tegas dan suka memberi nasehat
Adik yang memberi kebahagiaan
Dan kakak yang suka usil
Sahabat….
Itu adalah teman sejati Continue reading

Terlampau Jauh – oleh Ela Puspitasari

Di setiap langkahku
Kan terkenang setiap namamu
Sahabat yang tak pernah luput dari ingatanku
Membawaku mengenang masa lalu
Betapa hatiku pilu
Mereka semua mengacuhkanku
Tak ada senyum manis darimu
Sungguh menyesakkan dadaku
Seribu pertanyaan ku tuju
Mengapa ini terjadi padaku Continue reading

Sahabat – oleh Febbrian I’d

Aku adalah teman yang tanggannya tak perna terlepas..
kita slalu angku sebagai prajurit yg tidak bertanggung jawab..
nama lain dr sahabat(adalah keabadian saat kematiian tidak dapat memisakan)
Aku tlah menjadi kenangan baikmu,
walauku tak slalu bersama di sampingmu stlah persatuan..
hadirmu kan menjadi cerita esok,,
Terbang jaauuuuhh..
membawa janji dan raga.. Continue reading