Category Archives: Puisi Sedih dan Galau

Antara Aku,Kamu dan Tuhan – oleh Imas Fitria

Tasbih melingkar erat ditanganku
Rosario mengantung indah di lehermu
Tak lupa
Al-qur’an dalam gengamanku
Dan alkitab dalam pelukanmu
Itulah kita yang tak pernah sama
Tapi selalu berusaha tuk bersama
Continue reading

Mengalah pada luka – oleh Dinda Delima Anindi

Selemah batu mengalah
Bukan kalah hanya lelah
Pada tetes air yang jatuh dari celah
Tercipta luka yg buat gelisah

Bahkan alampun menyimpan duka
Tersembunyi sedalam samudra
Entah itu apa
Luka serahasia itu, mugkin aku punya
Continue reading

Sesal ku cintamu – oleh Cep Darda

Dulu tak ada kata cinta
di hatiku
kata sayang seakan tabu
untukmu

Dentrum jam berlalu
seiring berubahnya rasaku
ku sungguh cinta kamu
cintaku rindang condong ke sungai itu
Continue reading

Mengeluh – oleh Lutfi Risnanda

terkadang cinta tak membutuhkan waktu untuk dibicarakan
tiba tiba seseorang datang dan membawa keluhan
berkutat dengan waktu yg ketat
membicarakan cinta lalu pergi dengan cepat

seperti api yg membakar lilin
mencair dan mengeras kembali
dan dapat digunakan kembali oleh orang lain
Continue reading

Tulus dibalas bulus – oleh Haris Hidayat

Aku dan dirimu..
Indahnya bersama..
Namun kini aku perih..
Kau telah membuatku seperti ini..

Pelangi datang seakan memelukku..
Dari derasnya hujan..
Tapi aku akan selalu
Memaafkanmu..
Walau sakitnya itu disini..
Continue reading

Harapan – oleh Violita Iasah Tithes Kinasih

Disaat sejuta perasaan tidak terungkap
Pada saat seribu tetes mata tercurahkan
Kelabu mewarnai birunya langit
Dan sang cakrawala mulai menangis

Tangisan mengungkap rindu
Menemani hancurnya hati
Mewarnai indahnya hari
membantu aku mengenang hati
Continue reading

Berkawan waktu – oleh Sky Shucaya

Aku gundah sayang
Semenjak kepergianmu
Kenapa senja turun bersama kabut
Malah meneteskan air mata
Padahal aku telah mencoba tegar
Tak lagi merasa tajamnya pucuk ilalang melukai tanganku
Ketika ku melanjutkan langkah,
Membuang ujung lipatan kisahmu.
Continue reading