Getir senyuman – oleh Irtsi Kamilah

Aku tlah disini tiba di suatu tempat yang menepi aku tlah disini berdiri diantara kegetiran hati Aku sendiri.. mencoba melawan kegelisahan jiwa aku sendiri.. mencoba tersenyum meski hati getir sedetik terasa seminggu Ternyata hati menyadarkan.. akan luka masa lalu Yang masih membekas.. menorehkan pilu Begitu sakit luka kepalsuan Yang kau umbar dibelakang telingaku.. Aku membisu..…

About these ads

Ukhty – oleh Muhammad Khorjul Fattah (Izul)

Gejolak hati menari selaras mata mendustai Lirih kata berderai rasa yang kian menghantui Senyummu tak sejati.. Pelukmu bagaikan mimpi.. Ya ukhty, Lantun indah suaramu Lembut sejuk sapaanmu Berdengung tajam ditelingaku.. Ya ukhty, Tiada terasa durimu menghujam nadiku Kian meraba pahitnya harapanku Tiada daya apa dikata Lantang tak riang sedih merintih Hati tak dapat Luka pun…

Dua hal – oleh Arleisha Aurelia

Singkat cerita saja ada lara memuncak langkah demi langkah runtut semua dihabisi disini dimakan sunyi menghantar raga yang menyulit rasa yang terlilit menjadi satu bagian utuh redup hilanglah semua kurva ku tenggelam hanyutlah semua harapanku kini tinggal dua hal sungguh hanya dua tak banyak tak sedikit tetaplah kunci bibir mu dan DIAM lah terus terjunkanlah…

Pentingkah aku – oleh Edi Violla

Menangis di atas keterasingan.. Duduk di tengah lingkar hinaan.. Tergulung kepedihan.. Berhiaskan kesedihan.. Hati sempat bertanya kapan aku mati.. Adakah air mata jika aku mati.. Siapa mau menahan jika aku ingin pergi.. Mungkinkah namaku terpahat dibatu nisan.. Dengan bunga sebagai hiasan.. Penuh air mata kesedihan.. Dan tingkahku menjadi kenangan.. Cermin tak mau menampakan diriku.. Bayanganku…

Cinta abadi – oleh Julia Asmaranthy

jauh seblum aku bersama kekasihku aku terlebih dulu mengenalmu mengenalmu dari hati menyukaimu dengan sejuta perasaan kagum sosok dirimu yang indah bak cahaya yang menerangi kegelapan dirimu yang penuh kasih sayang padaku dirimu yang mencintaiku dengan tulus membuatku luluh pada cintamu sejuta kata cinta dalam hatiku tak dapat ku jelaskan dengan ucapan hanya hati yang…

Batu Hitam – oleh Mega Ayu Widya Putri

Sinar mentari yang membeku Di balik kabut tipis yang pekat Sang ilalang menri dengan gerak yang kaku Suara sendu alam Bagai sebuah simfony hitam Yang mengalun merangkai melodi Tenang… Penuh akan kedamaian Menyegarkan seluruh raga ini Mengalir dalam aliran darah ini Dari ujung rambut hingga ujung kaki Ku lihat sebuah batu hitam Terdiam disudut taman…

Hidupku Dalam sangkar – oleh Ni Ketut Ayu Anggreni

Hidupku Dalam Sangkar Membuatku taj pernah bahagia, aku merasakan sakit dari tertekanan hidup… Dalam ruang lingkup yang gelap, kebebasan tak lagi ku dapat,, tertekanan batin, selalu aku rasakan… Kesedihan selalu menimpaku aku ingin seseorang tahu, akan apa yang ku rasakan ini.. Namun apa daya… Semua tak akan berarti, karena tak ada satu pun seorang yang…