Category Archives: Kata Sedih

Samar setelah sepi – oleh Arief A.S

Hujan….
Aku mohon jangan dulu berhenti
Hibur aku dengan suara berisik
Ku nikmati hingga rintik

Hujan…
Temani malamku yg sunyi
Hangati tubuhku dengan dingin
Bila perlu datang bersama angin
Continue reading

Cinta menjadi Benci – oleh Riska Yunita

Kepergian ini sangat memberat kan hati
Berkecamuk di dalam nya sebuah kebencian
Saat diri ini ingin memberi
Sebuah cinta yang mungkin akan kau hargai

Setetes air jatuh tanpa ku sadari
Helai demi helai daun berjatuhan
Bertaburan di jalanan yang ku tempuh
Senja tak lagi mampu untuk bicara
Tapi hati ini berkata kamu pasti bisa melewati semua ini
Continue reading

Harus bagaimana? – oleh Riyan Wulan Tari

beri waktu aku untuk mengeluh
sedikit waktu untuk membela diriku
tak banyak dan tak kurang hanya waktu
aku meminta untuk bertanya padamu
harus bagaimana lagi aku?
harus sekuat apa aku menghadapimu?
harus seperti apa aku untukmu?
Continue reading

Kepedihan – oleh Bukhori Muslim

Suara isak tangis menyengat kegelapan malam malam
Menangis histeris merebus kepedihan
Mata terpejam seraya menyelinap hangatnya air mata
Meleleh serta berpijar
Menites pada hitamnya kegelapan

Ini semua di sebabbkan oleh ikatan cinta
Cinta yang sudah lama bersemayam dalam hati
Kini berubah sakit penuh kedurjaan
Gusar perasaan
Terbelenngu dalam pelung hati yang terdalam
Continue reading

Sesulit inikah aku melupakanmu – oleh Zulfa Santika

Aku ingin melupakan…
Lupa tentang kamu di hatiku
Karena kamulah yang sudah,
Membuatku sedih dan terluka
Aku sudah tidak mampu membendung air mata ini

Aku juga tak punya tempat!!
Untuk mengadu cerita ini
Andaikan kau tak lagi ada
Tak hadir dan muncul tiba tiba di depanku
Itu lebih mudah aku melupakanmu
Continue reading

Bimbang – oleh Fira Ardhia

Tuhaan..
Mungkin ini sebuah titipan manis mu…
Kau hadirkan dirinyaaa..
Kau berikan diaa tuhan..

Tuhann..
Namu satu yang ingin ku sampaikaan..
Apaakah ini cintaa yang wajar tuhan?
Jika ku jatuh cinta, ada kah yang kusakiti:’)
Continue reading

Malaikatku – oleh Aulia Jihan Raa

Tinta hitam menyapu hidup
Sendu menatap cakrawala

Jika bahagia tersapu ombak derita
Ketika tangis mrnjelma dalam diam
Waktu pun bahkan bergulir maju
Menatap sayap-sayap yang akan patah
Ditelan waktu dan kodrat
Continue reading