Petir,Hujan dan Kilat – oleh Anisa Syifa F

Wahai petir andaikan aku tahu makna dari setiap gelegarmu Wahai hujan andaikan aku faham makna dari setiap bulir tetes air mu Wahai kilat andaikan aku mengerti makna dari setiap kilatan cahayamu Mengapa kalian bertiga tak berucap? Mengapa kalian bertiga tak bicara? Mengapa kalian bertiga tak berkata? Wahai diam,ku mohon pergilah dari sisi kehidupan petir,hujan dan…

About these ads

Mereka – oleh Irtsi Kamilah

Terik matahari membakar senyumnya.. Titik-titik hujan menghanyutkan jeritannya.. Tertunduk malu kumelihat diri yang tak pernah merasa puas hati Akan kasih sayang Sang Ilahi.. Aku mungkin memang tlah kehilangan kedua nyawaku.. Namun Dia masih senantiasa mendampingi jiwaku.. Tuhan.. mungkin memang benar aku tak tau diri.. Slalu merasa kecewa dan tak puas hati.. Kini ku tersadar akan…

Tuhan Ampuni Aku – oleh Adi Syah

Engkaulah tempat berserah diri… Dalam suka ataupun sedih hati… Tak kan bisa aku bersembunyi… Karena Kau Maha mengetahui… … Sungguh aku teramat malu … Atas semua kehidupan ku … Kesalahan dosa di masa lalu … Terlalu banyak seperti abu Jagat raya dunia alam semesta… Segala karya ciptaan sempurna… Dengan nafas yang masih tersisa… Ampunan Mu…

Saat Malam – oleh Gede Putra

Bukan maksud hati Berpaling darimu Ketika malam mulai berujar Tetapi ada yang lebih anggun Diatas sana memanggilku Dengan tatapan indah penuh warna Tutuplah matamu, Raihlah mimpimu Dengan sejuta peri di angksa Kamu akan tahu alunan hidup yang Sesungguhnya Nikmat-Nya, Sinar-Nya, semua… Dan esok pagi akan menyambutmu Dengan senyuman. Selamat malam gadisku, Terima kasih atas semerbak…

Keagungan yang Tak Akan Tergantikan – oleh Agatha Edelweis

Awan.. Bagaikan gumpalan putih yg menggantung bebas di cakrawala. Bagaikan dandelion yg melukis indah permadani biru. Bagaikan kapas putih terbang yg ditiup oleh sang pencipta. Mengajarkan banyak arti kehidupan.. Menyimpan segenggam rahasia tersembunyi.. Menjadi saksi bisu roda kehidupan manusia.. Menemani setiap insan dalam kesepian dan kesendirian. Di kala senja merayu. Mentari mengukir di belintang selat.…

Datang pada Pelangi – oleh Ade Candra

aku Gontai…. Gontai terasa rapuh jiwa seperti juntainya layang layang seketika terputus dari benang aku tak kuasa …. tak kuasa menahan badai itu badai cibiran akan masa lalu aku selalu saja menyeruak nada benci kepada aku dan aku tersudut … lama merasa tersudut buat aku terpuruk lalu datang cemeti petir bentak aku “jangan hanya diam,…

Dia telah kembali – oleh Barsini

Tuhan . . . Terimakasih . . . Untuk nafas yang telah Engkau kembalikan padaku, Untuk sayap yang telah Kau kembalikan padaku Tuhan . . . Dia,,, adalah hidupku . . . Dengannya, aku sungguh merasakan nikmatnya bernafas, melihat indahnya langit, dan merasakan sentuhan angin . . . Segalanya kembali indah . . . Aku…