PERBEDAAN AQIQAH TANGSEL DAN KURBAN DALAM SYARIAT ISLAM

Membahas mengenai kurban dan aqiqah tangsel masih menjadi permasalahan yang cukup membingungkan di tengah masyarakat. Secara dhohir, kurban dan akikah memang memiliki kesamaan. Yakni sama-sama menyembelih hewan. Yang mana hewan yang boleh disembelih adalah berjenis kelamin jantan dan betina. Namun tetap saja ada yang berbeda.

9 Perbedaan Aqiqah Tangsel Dan Kurban

Perbedaan antara aqiqah tangsel dan kurban sendiri bisa ditinjau dari 9 hal. Apa saja perbedaannya? Silakan simak ulasan berikut.

  1. Sisi pengertian

Menurut istilah, kurban berarti menyembelih hewan dengan tujuan beribadah kepada Allah. Sedangkan akikah memiliki istilah memotong. Dimana istilah memotong ini memiliki beragam makna. Yakni memotong atau menyembelih hewan dan memotong rambut bayi baru lahir. Menurut istilah, aqiqah tangsel bermakna pemotongan atau penyembelihan hewan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah. Atas lahirnya anak laki-laki atau perempuan disertai pemotongan rambut bayi tersebut.

  1. Tujuan syariat

Ditinjau dari segi tujuannya, kurban dilaksanakan dalam rangka memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail AS. Berbeda dengan kurban, tata cara pelaksanaan akikah dalam rangka bersyukur atas kelahiran sang anak.

  1. Hewan yang digunakan

Hewan ternak yang digunakan untuk berkurban adalah unta, sapi, kerbau, domba dan kambing menurut Imam Madzhab. Namun dalam hal keutamaannya terdapat perbedaan. Imam Syafi’I berpendapat sebaliknya. Yang paling utama adalah hewan unta, sapi, dan kambing. Sedangkan untuk akikah, pemakaian kambing sama dengan berkurban. Yakni sehat, sudah berganti gigi dan tidak cacat. Untuk anak laki-laki, kambing yang disembelih jumlahnya dua. Sedangkan untuk anak perempuan jumlahnya cukup 1.

  1. Jumlah hewan yang disembelih

Dari segi jumlah hewan yang akan disembelih pun berbeda. Untuk ibadah aqiqah tangsel anak laki-laki menggunakan dua ekor kambing. Sedangkan untuk anak perempuan menggunakan satu ekor kambing. Baik itu kambing jantan atau kambing betina. Sedangkan untuk hewan kurban sendiri pun jumlahnya bisa banyak.

  1. Waktu penyembelihan

Untuk waktu qurban sendiri dilakukan pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah (pada Idul Adha dan Hari Tasyrik). Sedangkan untuk akikah waktu afdhal-nya di hari ke-7 dari kelahiran anak. Dalam pelaksanaan akikah, jika orang tua tidak memiliki kecukupan ekonomi. Maka boleh dilakukan selain hari tersebut. Bahkan bisa dilakukan sampai anak tumbuh dewasa dan baligh.

  1. Jumlah pelaksanaan

Seumur hidupm pelaksanaan aqiqah tangsel hanya bisa dilakukan sekali saja. Jadi tidak perlu lagi melakukan akikah jika sudah diakikahi saat keci. Sedangkan untuk berkurban tidak dibatasi berapa jumlah hewan yang akan dikurbankan. Hal tersebut untuk seseorang yang memiliki kecukupan harta.

  1. Wujud daging

Dalam pemberian daging pun ada yang berbeda. Jika pemberian daging kurban tidak perlu dimasak. Lain hal dengan pemberian daging akikah yang terlebih dahulu harus dimasak. Bisa dimasak dalam bentuk sate, gulai, tongseng, atau menu masakan lainnya.

  1. Sisi pemberian daging

Pembagian daging kurban dianjurkan 1/3 untuk disimpan, 1/3 di dermawankan, 1/3 di makan. Penerima daging kurban sendiri adalah kaum dhuafa atau fakir miskin. Sedangkan untuk pemberian daging aqiqah tangsel bisa diberikan kepada siapa pun. Terutama tetangga terdekat, fakir miskin, saudara dan lainnya.

  1. Upah penyembelih

Orang yang menyembelih hewan kurban tidak diberikan upah. Biasanya upah yang diberikan berupa daging dari hewan yang disembelih. Lain hal dengan orang yang menyembelih hewan akikah, orang yang menyembelih boleh meminta imbalan.

Layanan Aqiqah Tangsel Terbaik Dan Berpengalaman

Demikianlah perbedaan antara aqiqah tangsel dan kurban. Semoga bermanfaat untuk setiap pembaca. Sehingga ada gambaran mengenai bedanya antara akikah dan kurban.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *